Bupati Kembali Lantik 141 Orang Pejabat ASN Pemkab Cianjur

Saat Bupati Cianjur H Herman Suherman melantik jajarannya di Aula Kordik Kecamatan Cilaku-Cianjur. Endi | Pakar.

CIANJUR – Sebanyak 141 orang aparatur sipil negara (ASN) yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, kembali dilantik oleh Bupati Cianjur H Herman Suherman, di Aula Kordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Cilaku, Senin, (13/11/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Cianjur.


Informasi yang berhasil dihimpun, pelantikan pejabat lingkungan Pemkab Cianjur kali ini, didominasi oleh sebanyak 124 orang kepala sekolah (KS) SDN, 13 orang setingkat Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi) dan 4 orang kepala Puskesmas, diantaranya Kepala UPTD Puskesmas, Gekbrong dijabat oleh dr Yanova Trimujasmara, Kepala UPTD Puskesmas Cibeber, Liste Zulhijwati Wulan, Kepala UPTD Puskesmas Cijagang, Utari Doriomas dan Kepala UPTD Puskemas Cikalongkulon, Ai Samsiah.


Bupati Cianjur H Herman Suherman membenarkan jika hari ini ada pelantikan dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu, ada pelantikan dalam rangka mengisi kekosongan dijabatan struktural eselon III dan IV serta Kepala Sekolah (KS) dan pengawas yang ada dilingkungan Disdikpora Kabupaten Cianjur.


“Memang tadi saya telah melantik sebanyak 124 kepala sekolah SD dan SMP yang kosong, 13 orang jabatan stuktural setingkat Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi) dimasing masing OPD dan 4 orang kepala UPTD Puskesmas,” kata Herman Kepada awak media Senin (13/11/2023).


Selain itu, kata Herman, tadi seudah melantik calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas dimasing-masing OPD Pemkab Cianjur. Bahkan ada sebanyak 5 orang guru P3K yang diangkat menjadi kepala sekolah (KS). “Perlu diketahui, jika diangkatnya tenaga guru P3K menjadi KS tersebut, setelah mengikuti test calon kepala sekolah secara onlane. Memang sudah ada guru P3K yang diangkat menjadi Kepala sekolah (KS) dan mereka ditempatkan di sekolah-seloha yang kosong,” pungkasnya. NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.