Bupati Cianjur : Kehadiran Klinik Jantung Selaras Dengan Visi dan Misi Cianjur

Saat melakukan gunting pita Bupati Cianjur H Herman Suherman bersama Direktur Utama Klinik Jantung Hasna Medika, Gugun Hadiat Iskandar. Esya | Pakar

CIANJUR – Grand opening klinik Utama Jantung Hasna Medika, secara resmi dibuka oleh Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Kamis sore (18/1/2023) tepatnya di Jalan Raya Bandung, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Kehadiran klinik Utama Jantung Hasna Medika selaras
Bupati Cianjur H Herman Suherman menyampaikan dalam sambutannya hadirnya Klinik Utama Jantung Hasna Medika selaras dengan visi dan misi Kabupaten Cianjur. Kehadiran klinik jantung merupakan yang pertama kalinya ada di Kabupaten Cianjur. Tentunya kehadirannya sangat diapresiasi, karena tidak perlu berobat keluar daerah.


“Ini tentu jadi harapan kita semua untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Cianjur yang sehat. Ini baru pertama ada klinik jantung di Cianjur. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi berobat atau memeriksakan diri ke Jakarta atau Bandung, tapi bisa dilaksanakan di sini (Cianjur),” kata Herman pada sambutannya di sela grand opening.
Menurutnya upaya Pemkab Cianjur untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat tentu akan terbantu lebih cepat.

Kesehatan merupakan salah satu sektor yang jadi perhatian utama untuk mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Soalnya masalah jantung ini, merupakan salah satu penyebab utama kematian. Sekarang kami terus menggaungkan berbagai program kesehatan, terutama Cekas atau cek kesehatan,” terangnya.


Sebenarnya, Pemkab sendiri memiliki program Cekas merupakan upaya mendeteksi dini penyakit. Masyarakat bisa mengecek kesehatan mereka di setiap layanan fasilitas kesehatan. “Dengan program Cekas maka tidak menunggu masyarakat sakit. Tapi dengan Cekas masyarakat bisa terdeteksi,”ujarnya.
H Herman meminta agar manajemen Klinik Utama Jantung Hasna Medika bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah. Termasuk dengan puskesmas yang tersebar di 32 kecamatan.

“Kami punya tiga rumah sakit pemerintah dan 47 puskesmas. Silakan bekerja sama. Kami juga minta dukungan agar tahun ini UHC (Universal Health Coverage) masyarakat Cianjur bisa mencapai target. Sehingga ke depan ketika ada masyarakat yang sakit dan tidak punya BPJS, tidak perlu menunggu lama, cukup satu hari bisa ditangani,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Klinik Jantung Hasna Medika, Gugun Hadiat Iskandar, mengatakan fasilitas di Klinik Utama Jantung Hasna Medika Cianjur relatif cukup lengkap. Sehingga ia menyebutnya klinik rasa rumah sakit.
“Ada pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Tahap awal kami siapkan 13 tempat tidur untuk rawat inap. Ke depan akan ditambah menjadi 20 tempat tidur. Layanan IGD dan ambulans juga kami siapkan 24 jam. Bila ada masyarakat yang mengalami gejala, kami siap menjemput. Kami juga memiliki laboratorium serta farmasi gizi dan fasilitas lainnya,” kata Gugun.


Gugun mengaku jika Klinik Jantung Hasna Medika Cianjur memiliki 38 orang karyawan yang siap melayani masyarakat. Ditambah dengan tiga orang dokter spesialis jantung. “Di sini juga sudah dilengkapi dengan treadmil atau alat deteksi jantung. Tapi kami tetap berkolaborasi dengan rumah sakit yang ada di Cianjur. Kami saling mengisi,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.