Bulog Sediakan 7.000 Ton Beras Antisipasi Musim Kemarau

Gudang beras di Bulog Dramaga. (Dok.Pakar)

CIBINONG – Perum Bulog mulai mengantisipasi musim kemarau tahun ini dengan menyediakan sebanyak 7.000 ton beras di Gudang Dramaga, Kabupaten Bogor.

Kepala Cabang Bulog Dramaga, Yanto Nurdianto menjelaskan, persediaan beras tersebut merupakan hal yang dilakukan pihaknya sebagai antisipasi ketika terjadi kesulitan pasokan beras.

“Terkait dengan kesiapan kekeringan yang disampaikan, tetap kami cabang Bogor ini punya perencanaan stok kebutuhan, itu yang sudah disampaikan setiap bulannya rutin,” ungkap Yanto kepada wartawan, Selasa (28/5/2024).

Yanto menyebut, persediaan 7.000 ton beras itu rutin dilakukan setiap bulan
untuk memenuhi kebutuhan di tiga daerah, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, serta Kota Depok.

Jumlah tersebut terdiri dari kebutuhan bantuan pangan 5.700 ton dan kebutuhan untuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual ke masyarakat sebanyak 1.300 ton.

Yanto meyakini ketersediaan beras di Gudang Bulog Dramaga tidak akan berkurang meski kemarau, yakni tetap sebanyak 7.000 ton per bulan.

“Jadi jangan khawatir masyarakat Bogor, blok Bogor tidak akan kekurangan stok (beras),” jelas Yanto.

Di samping itu, dia memastikan beras SPHP tetap laris di pasaran meski mengalami kenaikan harga eceran tertinggi atau HET dari Rp10.900 per kilogram menjadi Rp12.500 per kilogram.

“Selalu habis walaupun sekarang ada kenaikan harga ya. Dari yang HET-nya tadi Rp10.900 sekarang menjadi senilai Rp12.500,” tuturnya.

Yanto menilai beberapa alasan masyarakat tetap memburu beras SPHP yaitu karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan beras jenis lain di pasaran, dan kualitasnya yang dinilai baik.

“Karena udah cocok dengan lidah masyarakat, makanya dengan kenaikan harga itupun mereka tetap beli,” pungkas Yanto. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.