Bukti Kekayaan Alam Kabupaten Bogor Lewat Batik

Darmaen Kando saat memamerkan karya batiknya. IST

CIBINONG – Motif batik kampung urug, kecapi suling, anggrek Bogor, talas, teureup menjadi ciri khas batik dari Kabupaten Bogor. Batik-batik itu menjadi hasil karya kreatif dari desainer dan perajin batik lokal.

“Dari awal kami mengusung batik khas motif Kabupaten Bogor, dengan beragam kekayaan alam yang ada maka lahirlah motif-motif khusus khas Kabupaten Bogor, antara lain motif leuit, teureup, kujang dan motif kampung urug dan masih banyak lagi, ini sudah kami buatkan batik capnya,” Kata Darmein Kando Suhenda, pemilik usaha batik tradisional yang beralamat di Perumahan Bumi Sentosa blok A3/9, Jalan Raya Bogor Nanggewer Mekar Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sebagai perajin batik, ia terus berjuang dan berupaya mengembangkan hasil karyanya, bahkan bersama dengan Tim Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Universitas Pakuan (Unpak). Darmein berkolaborasi menghasilkan motif batik yang dinamakan New Normal. Batik tersebut terbuat dari bahan katun batik dengan motif yang sesuai dengan ciri khas Kabupaten Bogor.

Pemilik usaha Batik Dayatri ini juga berharap siapa pun yang mengenakan batik merasa trendi sekaligus nyaman karena menggunakan bahan yang berkualitas.

“Kami percaya batik itu cocok bagi segala kalangan umur, terutama milenial. Batik merupakan kain tradisional yang dapat dikenakan dibanyak kesempatan, memiliki banyak nilai dan filosofi menarik yang bisa digali tentunya dengan pergantian zaman,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.