Budi Daya Ikan Poktan Sumber Rejeki Terkenal Hingga ke Mancanegara

1
Kaman, Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Jampang, sedang menunjukan hasil budi daya ikan hias dan piagam penghargaan dari salah satu perguruan tinggi. Fahri | Pakar

KEMANG – Keberhasilan budi daya ikan konsumsi seperti ikan gurame, mas, patin dan bawal serta budi daya ikan hias seperti ikan koi, mempis, mas koki, oscar, lohan, peacock bas, orimoko, blue elektrik dan jemis lainnya, telah mampu membuat kelompok tani Sumber Rejeki terkenal hingga ke mancanegara.

Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki berada di Kampung Jampang Pulo, RT 4 RW 3 Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, Kaman (61) mengatakan, para petani melakukan budi daya ikan menggunakan media kolam runing dan memanfaaatkan situ Lengkongbarang.

“Ada 500 buah kolam runing. Selain itu, ada pula kolam penetasan benih dan telur yang kami buat di lahan, berjumlah 150 kolam,” ungkap Kaman, Selasa (26/1/2021).

Kaman mengungkapkan, budidaya ikan dilakukan awalnya dengan membeli indukan, lalu ditelurkan dan ditetaskan oleh para petani di kolam pembenihan. “Penjualan hasil budidaya ikan dari kelompok tani biasanya ke pasar Parung dan pasar Jatinegara Jakarta,” paparnya.

Saat ditanya kondisi usaha di saat pandemi covid-19, Kaman justru mengungkapkan fakta yang cukup mencengangkan. Menurutnya, justru di saat pandemi ini ada peningkatan penjualan bahkan ada peningkatan harga.

“Kalau sebelum pandemi kami hanya memjual 5000 ekor perbulan, di saat pandemi malah naik menjadi 10.000 ekor,” bebernya.

Ia mengungkapkan, para pembeli bertambah khususnya pembeli jenis ikan hias. Pembeli baru tetsebut datang dari wilayah Tanggerang, Bekasi dan Rangkasbitung.

“Seringkali kami kekurangan stok ikan. Untuk omset penjualan perbulan biasanya hanya 10 juta, tapi saat pandemi bisa mencapai 15 juta hingga 20 juta,” imbuhnya.

Kelompok tani Sumber Rejeki, lanjut Kaman, didirikan pada tahun 2000. Pada tahun 2013 kelompok tani Sumber Rejeki meraih juara 1 lomba pembenihan ikan tingkat nasional. Kesuksesan kelompok tani Sumber Rejeki telah diakui secara nasional dan internasional.

“Sudah banyak kunjungan studi banding dari beberapa provinsi di luar Jawa Barat. Adapula dari luar negeri diantaranya Australia, Amerika Serikat, China dan lainnya. Termasuk mahasiswa dari IPB, Unpam Tanggerang, Sekolah Tinggi Perikanan, UIN Syarif Hidayatulloh dan sebagainya,” pungkas Kaman. =Fahri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.