Buang Limbah APD di Bogor, Hotel di Tangerang Raup Keuntungan Besar

Kapolres Bogor, AKBP Harun saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Bogor. - Polres Bogor for Pakar -

CIBINONG – Pihak Hotel PPH meraup keuntungan fantastis dalam kerjasama penggunaan hotel sebagai ruang isolasi, dan pengelolaan sampah limbah medis bersama Pemkot Tangerang.

“Dalam kontrak kerjasama mereka, Hotel PPH mendapatkan bayaran sebesar Rp830 juta per termin dari Pemkot Tangerang,” ungkap Kapolres Bogor, dalam keterangan pers nya di Mako Polres Bogor, Rabu (9/2/2021).

Jangka termin perjanjian kerjasama tersebut berjalan setiap 14 hari dan melibatkan 113 orang di dalamnya. Dengan jumlah itu, akumulasi keuntungan per orang mencapai Rp500 ribu per hari.

Kata Harun, kontrak kerjasama ini sangat besar. Akan tetapi, karena pengelola hotel ‘serakah’ maka mereka mengakali proses pengelolaan sampah limbah medis kepada perusahaan yang bukan bidangnya, yakni laundry dengan tujuan keuntungan yang didapat tidak berkurang terlalu jauh.

“Kalau pengelolaan limbahnya dengan PT AP, itu satu kali pengambilan Rp10 juta. Nah mereka beralih ke pemilik laundry dengan kesepakatan Rp1 juta per satu kali pengambilan limbah. Ada selisih Rp9 juta,” ungkap Harun.

Karena bukan ahli soal pengelolaan limbah, akhirnya pihak laundry membuang sampah itu ke tempat yang jarang terjamah orang. Yakni di perkebunan sawit Cigudeg, dan area persawahan di Tenjo di Kabupaten Bogor.

“Jadi kenapa dibuang di Kabupaten Bogor, karena satu jalur juga kan. Tapi
intinya karena mereka (hotel dan laundry) sudah terikat kerjasama,” jelas Harun. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.