BPNT di Desa Cipetir Tidak Tepat Sasaran

Ema Karmasih (85), warga Kampung Babakan RT 01/04, Desa Cipetir, tidak mendapatkan bantuan program BNPT. Esya | Pakar

CIANJUR – Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, kembali menemukan fakta baru terhadap penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Cipetir, Kecamatan Cibeber, tengah pekan kemarin. 

Diduga selain jenis komoditasnya tidak berkualitas, bantuan itu dinilai masih tidak tepat sasaran. 

“Kami, mendapatkan aduan dari warga Desa Cipetir, bahwa penyaluran program BNPT di kampungnya tidak tepat sasaran dan jenis komoditasnya kurang berkualitas. Di lapangan, faktanya membenarkan masih ada orang mampu yang masih menjadi keluarga penerima maanfaat (KPM),” tegas Ketua komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Sahli Saidi, Jumat (22/1/2021).

Masih kata dia, ada nenek jompo, Ema Karmasih (85), warga Kampung Babakan RT 01/04, Desa Cipetir  yang hidupnya sebatangkara tidak mendapatkan bantuan program BNPT. 


“Saya benar-benar miris, jika melihat kondisi di lapangan. Ternyata masih banyak yang seperti itu. Ironisnya kok jadi terbalik ya, orang kaya yang rumah bertingkat dan memilik kendaraan masih menerima bantuan program BNPT,” jelasnya.

Terpisah, Tenaga Kesejahtraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cibeber, Dini Suciati saat dikonfirmasi mengatakan, penyaluran BPNT selalu berkoordinasi dengan pihak agen atau E-Warung ketika menyampaikan komoditi ke KPM. 

“Adapun misalnya ada barang tidak bisa diterima oleh KPM itu ada tahapannya untuk pelaporan. KPM harus melaporkan bahwa barang itu tidak bisa diterima,” katanya.
Sementara itu Kepala Desa Cipetir, Ahmad Soekirman saat ditanya ada warga Jompo yang tidak mendapatkan bantuan membenarkan hal tersebut.

“Tapi mudah-mudahan nanti ada susulan, jadi semua dimasukan, dan telah didata sama kesra, semua sudah diajukan,” imbuhnya. =SYA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.