BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Bersama Labamu Tingkatkan Kolaborasi Guna Peningkatan Perlindungan Terhadap Pelaku UMKM

JAKARTA – Kerjasama yang terjalin antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Labamu yang sudah berjalan semenjak Agustus 2023 lalu terus berjalan dengan baik untuk memberikan perlindungan bagi para pelaku UMKM.

Program perlindungan terhadap pelaku UMKM tersebut meliputi meliputi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja(JKK) dan perlindungan Jaminan Kematian (JKM).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Husaini dalam keterangan persnya usai mengadakan pertemuan kegiatan sosialisasi serta monitoring dan evaluasi bersama Labamu mengatakan kerja sama yang sudah terjalin dengan pihak Labamu sejak Agustus 2023 terus mengalami peningkatan terhadap jumlah pelaku UMKM yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek).

“Kami akan terus tingkatkan kolaborasi yang sudah berjalan dengan baik dengan pihak Labamu agar seluruh pelaku UMKM yang menjadi member Labamu terlindungi oleh program Jamsostek,” jelasnya.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap agar pelaku UMKM yang terdaftar sebagai member Labamu ini tidak hanya mendaftarkan dirinya sendiri melainkan juga mendaftarkan para pekerjanya dengan mendaftarkan entity usahanya dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Sehingga diharapkan seluruh pelaku ekonomi yang berada dalam ekosistem Labamu dapat terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, “tegas Husaini.

Husaini memaparkan, manfaat yang bisa dirasakan oleh pelaku UMKM selaku pengguna member Labamu adalah berupa perawatan ‘tanpa batas biaya’ sesuai dengan kebutuhan medis sampai dengan dinyatakan sembuh, santunan kematian akibat kecelakaan kerja Rp48 juta, dan akan mendapatkan santunan apabila cacat total tetap sebesar Rp56 juta. Santunan sementara tidak mampu bekerja sebesar Rp1 juta untuk 12 bulan pertama dan Rp500 ribu untuk bulan ke-13 sampai dengan sembuh, serta layanan homecare diberikan maksimal Rp20 juta.

Sementara itu, untuk Program Jaminan Kematian (JKM), peserta akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp42 juta, dan bantuan beasiswa pendidikan untuk 2 (dua) anak dari TK sampai dengan kuliah maksimal Rp174 juta (bagi peserta yang sudah terdaftar dan membayarkan iuran selama 3 Tahun).

Sementara itu Direktur PT Laba Kita Bersama (Labamu), Arnold Sebastian Egg, mengungkapkan, dengan mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pengguna premium Labamu akan mendapat manfaat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga para pelaku UMKM tidak perlu khawatir dan bisa tetap fokus dalam mengembangkan usaha.

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak juga merencanakan akan dilakukan join marketing guna edukasi kepada para pengguna member Labamu. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.