BPC PHRI Kabupaten Bogor Apresiasi Dana Hibah Kemenparekraf Pada Sektor Hotel dan Restoran

Wakil Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Bogor, Boboy Ruswandi. Yusman | Pakar

MEGAMENDUNG – Wakil Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Bogor, Boboy Ruswandi mengapresiasi dana hibah Kementerian Pariwisata dan Ekonomo Kreatif yang sudah menyalurkan dana hibah kepada para pelaku usaha khususnya Hotel dan Restoran belum lama ini.

Menurutnya, dana hibah dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat meringankan gangguan finansial yang dialami hotel dan restoran selama Pandemi Covid-19 ini.

“Masa pandemi sangat mengganggu finansial hotel dan restoran, dengan dana hibah ini sedikitnya bisa mengurangi beban kami di sektor ini,” ujar Boboy kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Selain itu, dana hibah yang disalurkan melalui kas daerah ini setidaknya sudah dapat membantu paa pengusaha untuk menutupi beban biaya yang tertunda akibat dari pandemi yang melanda dunia ini.

Untuk Penerima dana hibah di Kabupaten Bogor yang terdata dalam SK Bupati, dari 101 hotel hanya 89 yang mendapatkan dana hibah dan dari 72 restoran hanya 45 mendapatkan hibah tersebut.

“Dari semua penerima hibah ada perjanjian NPHD antara pelaku usaha dengan Bupati,” ucapnya

Untuk hitungan besaran dana hibah sendiri, lanjut dia, masing-masing hotel dan restoran menerima secara beragam, dari mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah, karena penerimaan hibah ini dihitung berdasarkan realisasi pajak daerah tahun 2019 yang disetorkan dari masing masing usaha.

“Hitungannya berdasarkan realisasi pajak daerah yang disetorkan tahun sebelum menerima hibah,” terangnya.

Saat ini, para penerima dana hibah sedang proses pembuatan pelaporan,”Sedang berjalan proses pelaporannya,” tandasnya. =Yusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.