Botim Minta Mekar, Bupati Bogor tak Khawatir

0
193

BOGOR – Bogor Timur sudah diajukan menjadi Daerah Otonom Baru (DOB) sejak tiga tahun lalu.

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan akan terus mengawal keinginan masyarakat Bogor Timur untuk berpisah dari kabupaten induk, meskipun konsekuensinya bakal kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor industri.

Kata dia, justru dengan mekar akan membantu pemerintah daerah dalam mengelola potensi Kabupaten Bogor yang sangat luas.

“Saya pikir jika mekar pengelolaannya akan lebih sedikit, jadi saya tidak khawatir. Lagipula, masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan selain di timur,” ujarnya ditemui usai rapat paripurna pembahasan perubahan
RPJPD tahun 2005-2025 di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Jumat (11/1/2019).

Dikatakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Botim mengajukan DOB, ketika dirinya masih menjadi pimpinan DPRD.

“Mudah-mudahan sambil menunggu (moratorium dicabut), kita proses dan harapan masyarakat Botim terwujud. Kami mendorong, dan pemda bersama DPRD akan mengawal Bogor Timur jadi DOB,” tegas Ade Yasin.

Asisten Peme­rintahan Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkap, secara garis besar DOB Botim yang terdiri dari tujuh kecamatan itu layak, jika dilihat dari potensi pen­dapatan asli daerah (PAD) maupun jumlah minimum kecamatan.

Jika Kabupaten Bogor Timur terealisasi, kata Burhan, akan menjadi daerah yang cukup strategis karena berbatasan dengan daerah lain, seperti Karawang, Cianjur, Kota/Kabupaten Bekasi serta Kota Depok.

“Nah, itu perlu ada tanda tangan dari kepala-kepala daerah itu untuk menyetujui batas wilayahnya,” kata dia.

ACHMAD KURNIAWAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.