‘Bos’ PGM Indonesia Jabar Apresiasi Bantuan Bagi 14.643 Guru Honorer Madrasah Aliyah dari Gubernur Jabar

Hasbulloh. IST

BOGOR – Gubernur Jawa Barat melalui Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat menggulirkan bantuan bagi guru Madrasah Aliyah se-Jawa Barat Tahun Anggaran 2022.

Dana Bantuan tersebut bersumber dari program dana BPMU Provinsi Jawa Barat untuk Madrasah Aliyah.

Dana BPMU untuk Madrasah Aliyah Se Jawa Barat tersebut akan dicairkan melalui rekening Guru Madrasah Aliyah se-Jawa Barat yang tercatat di aplikasi Simpatika sejumlah 14.643 Guru Madrasah Aliyah se-Jawa Barat.

Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia Jawa Barat mengapresiasi langkah kongkrit Gubernur Jawa Barat mencairkan dana BPMU untuk Madrasah Aliyah yang sempat tertunda beberapa bulan ini.

Mekanisme pencairan melalui langsung ke rekening Guru Madrasah adalah solusi yang bijak dan akuntabel atas berbagai upaya agar keberpihakan Provinsi Jawa Barat terhadap pendidikan Madrasah Aliyah di Jawa Barat.

Gubernur Jabar melalui Biro Kesra Pemprov Jawa Barat akan mencairkan dana BPMU Madrasah Aliyah Tahun 2022 ke rekening sejumlah 14.643 Guru Aliyah Non PNS se-Jawa Barat yang terdaftar di Simpatika.

Apabila jumlah per bulan Rp500.000, maka dirapel sebanyak 12 bulan menjadi Rp6.000.000,- akan masuk ke rekening Guru Madrasah Aliyah secara langsung. Apabila dicairkan semua, maka Bantuan tersebut mencapai Rp87, 85 Milyar.

Hasbulloh selaku Ketua Umum PW PGM Indonesia Jawa Barat, mengucapkan terima kasih atas keberpihakan Gubernur Jawa Barat pada Guru Madrasah di Jawa Barat,” ujarnya.

Hal tersebut juga bisa terwujud karena koordinasi yang intensif Antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta dorongan yang kuat dari Stakeholder Madrasah Aliyah se-Jawa Barat.

Langkah Forum Komunikasi Madrasah Aliyah Jawa Barat, KKM MA Jawa Barat dan PGM Indonesia Jawa Barat berbagi tugas mengawal agar hal ini bisa diwujudkan melalui berbagai komunikasi intensif.

Hasbulloh berharap, tahun 2023, Anggaran tersebut ditingkatkan kembali dan diprioritaskan bagi insentif guru madrasah se-Jawa Barat.

Menurut data yang diterima Kepala Biro Kesra Setda Jabar, Barnas Adjidin mengatakan, bahwa ada 10 daerah di Jabar yang paling tinggi penerima bantuan honor ini yaitu Kabupaten Garut dengan jumlah 1.445 penerima, Kabupaten Sukabumi 1.310 penerima, Kabupaten Bandung 1.235 penerima, Kabupaten Tasikmalaya 1.112 penerima dan Kabupaten Bogor 1.072 penerima. Kemudian Kabupaten Cirebon 912 penerima, Kabupaten Bandung Barat 750 penerima, Kabupaten Cianjur 693 penerima, Kabupaten Ciamis 592 penerima serta Kabupaten Bekasi 507 penerima.

Rencananya kata Barnas, bantuan tersebut akan diserahkan langsung secara simbolis pada 30 Desember 2022. “Insya Allah mudah-mudahan enggak ada kendala dan lancar, tanggal 30 nanti kita akan serahkan bantuannya,” pungkasnya.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.