Bos Hotel dan Juragan Laundry Jadi Tersangka Pembuangan Limbah APD

Kapolres Bogor, AKBP Harun. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Polres Bogor menetapkan empat tersangka baru dalam kasus pembuangan limbah medis berupa alat pelindung diri (APD) yang dibuang sembarang beberapa waktu lalu di Kecamatan Tenjo dan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Empat tersangka tersebut di antaranya General Manager Hotel PPH berinisial IK dan SS HRD hotel, serta AR dan AG pengelola laundry yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, penetapan tersangka kepada para pelaku ditetapkan setelah pihaknya memiliki cukup bukti usai berhasil menangkap tersangka utama, yakni driver dan pemilik laundry berinisial WD dan IP beberapa waktu lalu.

“Kami memantapkan dulu bukti yang kami miliki sebelum penangkapan. Hasilnya manajer dan HRD hotel kami tangkap,” jelas Harun, Selasa (23/2/2021).

Untuk penangkapan pengelola laundry, polisi berhasil membekuk pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

“Para pelaku ini masuk DPO kami. Mereka kami tangkap di Jasinga, setelah
sempat kabur ke Jakarta, Sumatera, dan Kabupaten Cianjur,” jelas Harun.

Para tersangka ini terbukti telah melakukan pelanggaran dengan membuang sampah medis yang mengandung bahan berbahaya dan beracun atau B3.

Sebagaimana telah di atur dalam Pasal 40 aya 1 Undang-undang 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Ancaman hukumannya berbeda. Di aturan pengelolaan sampah ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 10 tahun dan denda minimal 100 juta dan maksimal Rp5 miliar. Kemudian kita junto kan dengan aturan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 3 tahun dan denda maksimal Rp3 miliar,” jelas Harun. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.