BOP PAUD Madinah Terindikasi Diselewengkan

CIAWI – Dana Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Madinah di Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, terindikasi tidak dipergunakan sesuai petunjuk pelaksana dan teknis.

Sejak menerima BOP dari pemerintah pada 2022 hingga sekarang, Kepala PAUD Madinah diduga tidak pernah memberikan laporan penggunaan keuangan pada pemilik yayasan, pengurus maupun guru.

Pengurus PAUD Madinah berinisial BN mengayakan bahwa Kepala PAUD Madina, MDDH tidak pernah transparan soal BOP yang diterima digunakan untuk apa pada pendidik, pengurus yayasan.

“Yang pengurus tau hanya BOP tahun 2024 ini, dibelikan laptop sebagai pendukung pembelajaran. Kalau yang guliran BOP dari awal dapat hingga sebelum 2024 tidak pernah tahu digunakan untuk apa dan dikemanakan uangnya karena tidak pernah ada laporan ke yayasan,” ujarnya.

Menurutnya, indikasi dana BOP PAUD Madinah disalahgunakan oleh kepala sekolah sangat berdasar. Terlebih semua kebutuhan operasional dibiayai.oleh pemilik yayasan. Dari mulai pembelian alat bermain anak, pengadaan buku pembelajaran, bayar listrik, biaya pemeliharaan sarama dan prasarana hingga honor guru PAUD. “Semua pembiayaan itu kan harusnya dicover dari dana BOP,  tapi malah menggunakan uang pribadi pemilik yayasan,” katanya.

Boneng Bento juga menjelaskan bahwa terkait pemanfaatan dana BOP hanya berkomunikasi dengan operator dan Himpaudi Kecamatan Ciawi. “Bahkan kepala sekolah sesumbar kalau ada apa-apa soal PAUD Madinah terkait dana BOP yang back up Himpaudi Ciawi, jadi tenang saja,” katanya menirukan pernyataan kepala sekolah

Dia pun mendesak Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum (APH) melakukan pengecekan terhadap penggunaan dana BOP PAUD. “BOP itu uang negara, pertanggungjawabannya harus jelas. Makanya Disdik dan kejaksaan harus turun mengecek,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.