Boling Pertama di Masa Pandemi, Ade Yasin dan Iwan Setiawan Kunjungi Uji Coba Belajar Tatap Muka SDIT Al Fatih Cigombong

Bupati Ade Yasin dan Wakil Iwan Setiawan saat Boling di Kecamatan Cigombong, Rabu (17/3/2021). Prayoga | Pakar

CIGOMBONG – Rebo Keliling (Boling) pertama di masa pandemi kembali dilaksanakan Bupati Ade Yasin dan Wakilnya Iwan Setiawan di Lido LKS Resort, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu (17/3/2021).

Sebelum ke lokasi Boling, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan menyempatkan diri ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Fatih di Kampung Bohlam, Desa Ciburuy Cigombong yang menyelenggarakan uji coba kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Menurut Ade Yasin, uji coba kegiatan belajar tatap muka di sekolah itu merupakan permintaan sekolah dan para orang tua. Mengingat, sejauh ini pihak Pemkab Bogor telah melakukan kegiatan daring selama satu tahun lebih.

“Ya, sudah setahun lebih kita daring termasuk banyak permintaan dari sekolah-sekolah maupun dari orang tua yang meminta untuk belajar tatap muka. Dan kita pikir ini memang harus dilaksanakan meskipun kita tidak tau sampai kapan masa pandemi ini akan berakhir,” ujar Ade Yasin kepada wartawan.

Lanjut dia, uji coba belajar tatap muka tersebut dilaksanakan dengan prokes yang tepat. Sebab, selain para gurunya sudah divaksin, setiap siswanya juga patuh terhadap prokes yang diterapkan sekolah maupun pemerintah.

“Harus yakin ini akan lancar, sebab kita lihat banyak anak-anak yang main ke mall atau tempat wisata ko bisa, lalu kenapa sekolah gak bisa. Makanya kita arahkan uji coba tatap muka di sekolah ini harus benar-benar menerapkan prokes, intinya kita akan monitoring terus,” ungkapnya.

Saat ini, sekolah yang melakukan kegiatan uji coba belajar tatap muka di Kabupaten Bogor sedikitnya ada 170 dari 4.273 sekolah.

Oleh karena itu, jika berjalan lancar dan sukses maka pihaknya akan kembali membelakukan pada beberapa sekolah lain. Namun, itu semua tentunya harus berdasarkan hasil dari survei layak atau tidaknya.

“Kalau memang ini sukses kita akan berlakukan lagi untuk sekolah lain. Sebab kita khawatir saat ini banyak anak-anak yang memakai gadget hampir 5 jam dalam satu hari. Bahkan, mungkin ada generasi tik tok atau konten – konten yang belum waktunya dilihat oleh anak – anak dan ini sangat tidak bermanfaat,” tegas Ade.

Uji coba belajar ini, lanjut Ade, akan dilaksanakan dalam satu bulan kedepan. Apabila berhasil maka pihaknya akan memberikan tambahan untuk sekolah lain.

“Tapi tentunya harus melalui proses verifikasi dulu, kalau lolos berarti bakal kita berikan ijin guna melaksanakan belajar tatap muka,” pungkasnya.

Sementara itu, kegiatan Boling ini dimanfaatkan Camat Cigombong Minarso untuk memohon beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Bogor salah satunya permasalahan umum meliputi Kantor Kecamatan sebagai pusat layanan yang dinilai kondisinya kurang memadai.

“Perlu direvitalisasi atau direlokasi dan dibangun gedung baru yang representatif,” ujar Minarso.

Selain itu, aksesibilitas pendidikan bagi siswa SD/MI yang akan melanjutkan ke SMP perlu mendapat perhatian khusus, terdapat siswa dari 3 desa yang terdampak oleh sistem zonasi.

“Untuk itu, perlu dibangun SMP Negeri baru (SMPN 3 Cigombong),” pintanya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.