BKPSDM Cianjur Beberkan Alasan Kedua Pejabat Yang Mengundurkan Diri

CIANJUR – Sedikitnya dua orang pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, mengundurkan diri dari jabatannya. Diduga pengunduran diri dari jabatannya tersebut, akibat tidak mampu menangani pascagempa Magnitudo 5,6 SK yang terjadi Senin (21/11/2022) lalu.


Informasi yang berhasil dihimpun, akibat dari ketidak mampuan menangani soal bencana gempa bumi, tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Rizal Patah turun jabatan eselon menjadi Camat Haurwangi. Sedangkan Kepala Satpol-PP dan Damkar, Kabupaten Cianjur Hendri Prasitiyadi menjadi Sekertaris Disperkimtan Kabupaten Cianjur.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur Dadan Ginanjar, membenarkan jika kedua jabatan pimpinan tinggi (JPT) lingkungan Pemkab Cianjur tersebut, telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan yang diembannya.


“Memang sebelumnya kedua orang jabatan pimpinan tinggi (JPT) tersebut, yakni pak Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Cianjur Hendri Prasetyadhi dan pak Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Rizal Fatah pada waktu yang bersamaan persis tapi pada hari yang sama, datang kepada kami dan menyampaikan ingin mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Dadan, kepada awak wartawan , Selasa (31/1/2023).

Menurutnya, surat permohonan pengunduran diri dari kedua JPT itu diajukan secara resmi karena ditandatangani dan bermeterai. Ada berbagai alasan yang mendasari keduanya pengajuan permohonan pengunduran diri.

“Alasannya dari yang bersangkutan sebagai Kasatpol PP dan Damkar Hendri Prasetyadhi yang pertama menyatakan adanya kepentingan keluarga yang membutuhkan waktu lebih. Kemudian yang kedua, yang bersangkutan merasa kurang mampu menjalankan tugas pada jabatan tersebut dan yang ketiga merasa belum bisa melaksanakan tugas dan fungsi secara optimal,” terangnya.


Didalam isi surat pernyataannya, kata Dadan yang bersangkutan menyatakan apabila diberi kesempatan, bersedia menjalankan pada tugas administrator atau eselon IIIA. Sementara itu, alasan yang melatarbelakangi Kalak BPBD Fatah Rizal mengundurkan diri didasari pertimbangan kurang maksimalnya yang bersangkutan melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Terutama berkaitan dengan penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 5,6 SK.


“Alasannya jika bencana gempa bumi yang terjadi pada 21 November 2022 telah mengakibatkan korban jiwa, kerusakan, dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat. Berkaitan dengan alasan itu, yang bersangkutan menyatakan terkait penanganannya diperlukan SDM, stuktural, maupun fungsional para pemangku jabatan di lingkup BPBD Kabupaten Cianjur,” tegasnya.


Situasi dan kondisi tersebut, lanjut Dadan, dirasa yang bersangkutan akan berdampak terhadap manajemen kepemimpinan yang merasa kurang maksimal dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Makanya yang bersangkutan menyatakan dengan kesibukan ke depan tentunya akan membutuhkan waktu, tenaga, serta pikiran yang ekstra dalam menghadapi persoalan.


“Berkenaan dengan hal itu, yang bersangkutan menyatakan belum bisa menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, sehingga akan mengganggu optimalisasi kinerja pimpinan,”bebernya.
Saat ini, kata Dadan, mantan Kalak BPBD Kabupaten Cianjur tersebut, menempati jabatan barunya menjadi Camat Haurwangi. Sementara mantan Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkimtan).


“Untuk proses pelantikannya sendiri dilaksanakan di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Senin (30/1/2023) petang. Sedangkan untuk mengisi kekosongan, Bupati Cianjur Herman Suherman menunjuk pelaksana tugas (Plt). Posisi Plt Kalak BPBD dijabat Sekretaris Dinas Sosial Didin Awaludin. Sedangkan Plt Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran diisi Arif Purnawan yang merupakan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.