BJB Mesra Tawarkan Pinjaman tanpa Beban Bunga dan Agunan

0
25

BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB kenalkan BJB Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) di Kabupaten Bogor.

BJB Mesra merupakan program memberikan pinjaman tanpa dikenakan beban bunga dan agunan. Pengenaan biaya hanya untuk proses administrasi saja, itu pun sangat ringan.

Launching dilakukan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan dan Bupati Bogor Nurhayanti di Masjid Al Hikmah, Kecamatan Leuwiliang, Selasa (27/11/2018).

Ridwan Kamil mengatakan, BJB Mesra dilatarbelakangi fenomena sosial di masyarakat, khususnya daerah yang minim akan akses pembiayaan, sehingga terjerat dengan pinjaman informal dengan bunga yang sangat tinggi.

“Sekarang, warga cukup datang ke masjid atau rumah ibadah lainnya di desa atau kampungnya dan disetujui oleh pengurus rumah ibadah, sisanya bank bjb yang akan tindaklanjuti pinjaman tersebut,” ujar Kang Emil sapaan akrabnya kepada wartawan.

Pinjaman kredit Mesra ini, jelas mantan Wali Kota Bandung itu, punya keunggulan yakni diangsur tanpa bunga. Program ini juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan tempat ibadah agama masing-masing.

“Bedanya warga saya akan jadi ahli ibadah, pulang ibadah dapat pertolongan. Jadi, kredit mesra ini adalah kombinasi sila pertama dengan sila kelima. Ketuhanan yang maha esa-nya dapet, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga dapet,” katanya.

Di peluncuran pertama ini, Emil menuturkan bahwa kredit mesra baru terbentuk di 6 tempat ibadah yang nantinya ditargetkan mencapai 50 lebih tempat ibadah bisa terjangkau program ini.

“Dari 7,6 persen (persentase kemiskinan di Jabar) atau sekitar 3,8 juta orang, mudah-mudahan bisa setengahnya (berkurang),” harap Ridwan Kamil.

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan menerangkan, pelaksanaan bjb Mesra akan dilakukan melalui kerjasama lembaga keagamaan terkait yang telah terdaftar di Dewan Lembaga Keagamaan, serta pengurusnya aktif dan telah menjadi agen Laku Pandai.

Pinjaman dengan plafond Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta ini akan diberikan kepada perorangan berbentuk kelompok dengan pola tanggung renteng, dalam kelompok berjumlah minimal 5 orang dan maksimal 10 orang.

KHAERUL UMAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.