Bima Ungkap Tiga Penyebab Cepatnya Penularan COVID-19 di Griya Melati

Walikota Bogor Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombespol Susatyo Purnomo Condro dan Kadinkes Sri Nowo Retno saat memberikan keterangan pers usai rakor di Griya Melati. (Ist)

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, didampingi Kepala Dinkes Sri Nowo Retno, melakukan rapat kordinasi terkait penanganan COVID-19 di klaster Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (26/5/2021).

Bima menerangkan, rakor dilakukan untuk mengetahui situasi kondisi dan perkembangan KLB COVID-19 di Griya Melati. Berdasarkan hasil dari penelusuran kontak erat ataupun yang tadinya melakukan antigen oleh warga, maka harus segera dilakukan tes PCR kepada seluruh warga Griya Melati.

“Kita sudah menyimpulkan bahwa ada 3 kegiatan utama yang menyebabkan penularan COVID-19 di klaster Griya Melati ini. Pertama, itikaf, kedua shalat Jumat dan ketiga shalat ied. Kemungkinan besar penularan disitu, dan kita putuskan juga akan memasifkan pembatasan penularan dilakukan dengan menerapkan tes PCR kepada seluruh warga perumahan Griya Melati,” ungkap Bima.

Ia menyebutkan, selama ini baru sekitar 252 warga yang sudah dilakukan PCR dari total 600 jiwa. “Jadi siang ini akan dilakukan PCR masif kepada seluruh warga. Semuanya harus kembali dilakukan tes PCR untuk memutus penularan,” tegasnya.

Untuk warga yang melakukan isolasi mandiri di BPKP hanya gejala ringan saja, dan sudah ada 1 orang warga yang dinyatakan sembuh. Terkait sampel yang diserahkan ke Kementrian Kesehatan, Bima mengaku hingga saat ini belum ada kabar. “Soal sampel yang dikirim ke Kemenkes, belum ada kabar,” tukasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.