Biadab, Seorang Pria di Klapanunggal Cabuli Anak Tiri Sebanyak 10 Kali Hingga Hamil 4 Bulan

Ilustrasi dugaan pencabulan. IST

KLAPANUNGAL – Sebanyak 10 kali lebih seorang pria berinisial A (38) asal Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor mencabuli anak tirinya berinisial C (15) hingga hamil 4 bulan.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Ipda Am. Zalukhu bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku berinisial A (38) tersebut awal bulan Oktober 2022.

“Jadi awalnya kita mendapatkan laporan dari warga bahwa anak berinisial C (15) tersebut sedang hamil 4 bulan, saat kita ke tkp dan melakukan test di klinik rupanya benar dinyatakan hamil,” katanya, Kamis, (27/10/2022).

Lanjut ia mengatakan pihaknya pun segera melakukan penyelidikan atas kejadian yang menimpa korban berinisial C (15) dikawasan Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

“Saat kita telusuri, ternyata pelakunya yaitu ayah tirinya sendiri yang berinisial A (38). Setelah itu kita menginterogasi, dari pengakuan pelaku sendiri. Si A berawal nonton video porno dan mencoba melakukan aksinya terhadap anaknya sendiri sejak bulan Januari 2022,” jelasnya.

Ipda Am. Zalukhu mengungkapkan bahwa dari pengakuan pelaku telah dirinya melancarkan aksinya terhadap korban berinisal C sebanyak 10 kali lebih.

“Kalau pengakuan pelaku, telah melancarkan aksinya kepada korban sebanyak 10 kali lebih. Dan korban juga tidak berani melaporkan dikarenakan ayah tirinya yang saat ini menjadi pelaku telah berjasa mengadopsi sejak berumur 3 tahun,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa pelaku terjerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Jari pelaku terjerat undang-undang tindak pidana menyetubuhi anak di bawah umur dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.