Walikota dan Masyarakat Umum Besok Divaksinasi

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. (SYARIF)

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama DPRD, dan para pelayanan publik akan mengikuti vaksinasi tahap dua yang akan dilaksanakan di Puri Begawan, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (1/3/2021) besok.

Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan, untuk kegiatan vaksinasi besok akan disiapkan 1.000 vaksin.  “Besok ada 1.000 vaksin untuk para pelayanan publik, termasuk Walikota, para SKPD dan lainnya,” ucap Dedie kepada pakuanraya.com, Minggu (28/2/2021).


Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, vaksinasi tahap ke-II Kota Bogor akan dimulai besok. Dalam program vaksinasi ini, rencananya terdapat 13 golongan masyarakat yang akan menerimanya. Dari 7.730 vial vaksin Biofarma yang diterima oleh Kota Bogor, akan digunakan kepada 34.785 orang penerima vaksin.


Lanjut Retno, 12 kategori yang menerima vaksin tahap dua, diantaranya TNI-Polri, ASN dan non ASN di Pemkot Bogor, DPRD, guru, tokoh agama, pedagang, pelaku wisata, hingga wartawan.


“Besok Walikota, DPRD, para Kepala Dinas, termasuk wartawan akan mendapatkan vaksin. Wartawan ini menjadi prioritas lantaran pekerjanya sering bertemu orang banyak mulai dari pejabat publik hingga masyarakat,” jelasnya.


Kegiatan vaksinasi tahap II akan dilaksanakan dari hari Senin hingga Kamis. Kemudian minggu depan juga sama waktunya. Sekitar 150 pekerja media yang berada di lingkup Kota Bogor akan menerima vaksin pada hari Selasa (9/3/2021) mendatang. 


Retno menambahkan, yang perlu diperhatikan sebelum vaksinasi yakni penerima vaksin harus menjaga kesehatan agar prima ketika menerima vaksin. Pekerja media yang kadang abai terhadap kesehatan, Retno mengingatkan, agar sebelum vaksin wartawan bisa istirahat yang cukup, makan teratur, dan hindari stress. “Sebaiknya menjaga kondisi fit dan sehat sebelum divaksin. Jangan begadang, jangan lupa sarapan, hindari kopi dan stress berlebihan,” kata Retno.


Efek samping ringan seperti pegal atau demam setelah vaksin, kata Retno, bisa saja terjadi, itu pertanda vaksin tengah bekerja. Hanya saja, yang perlu dihindari seperti efek samping yang berlebihan seperti kejang-kejang hingga demam tinggi. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.