Berpotensi Terjadi Jual Beli Kursi Calon Siswa SMA, Komisi IV Siapkan Pansus

Wakil Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi. Age | Pakar

CIBINONG – Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor mengingatkan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I untuk mengawasi kasus jual beli kursi calon siswa SMA sederajat saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kamis (15/6/2023).

“Saya melihat setiap pelaksanaan PPDB ini, setiap tahun banyak sekali laporan yang masuk ke kita. Makanya saya ingatkan kepada KCD untuk memantau sekolah-sekolah pilihan (favorite) dan jangan sampai terlibat jual beli kursi calon siswa,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi kepada PAKAR, Kamis (15/6).

Bukan hanya itu ia juga meminta kepada KCD Wilayah I Kabupaten Bogor untuk memberikan pengawasan lebih serius untuk mencegah terjadinya jual beli kursi calon siswa dilingkungan sekolah menengah akhir (SMA).

“Kcd harus memberikan pengawasan lebih serius tentunya agar tidak terjadi suatu hal, seperti jual beli kursi. Karena hal itu merugikan masyarakat yang berkeinginan mendaftarkan anaknya untuk ke sekolah tersebut. Dan jangan sampai masyarakat malah mengadu ke DPRD,” kesalnya.

Ia juga menagih janji Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan I tersebut karena menjanjikan akan mengevaluasi sistem di internalnya tersebut.

“KCD ini kan sudah berjanji akan mengevaluasi sistem, dan harus mengatasi permasalahan kasus jual beli kursi calon siswa dilingkungan sekolah. Tapi jika kcd tidak bisa mengatasi masalah itu, kita Komisi IV akan meminta ke pimpinan (Ketua DPRD) untuk membentuk pansus (panitia khusus) terkait PPDB SMA,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.