Beredar Info Rekrutmen Pegawai, PT PLN Cianjur Katakan Hoax

CIANJUR – PT PLN Cianjur diserang isu hoax soal perekrutan pegawai. Pasalnya didalam pengumuman hoax tersebut, pendaftaran calon pegawai itu tertulis pada bulan Maret dan berakhir hari ini Minggu (114/3/2021). Ironisnya si pembuat isu hoax tersebut, secara detail menulis lowongan kerja dari mulai tingkat SMA/SMK, D III, D IV, dan SI.

Bidang Analis Kinerja Sistem Manajemen PLN UP3 Cianjur, Deetje Mardijah, mengatakan isu Hoax tersebut, beredar soal rekrutmen umum PLN, dari mulai tingkat SMA/SMK, D III, hingga SI. Herannya lagi dalam pendaftaran tersebut, secara rinci menulis lowongan untuk posisi operator teknisi, teknik mesin, teknik listrik, teknik sipil, admistrasi, call center, customer servis dan sekertaris.

“Memang semuanya itu, hampir mirip dengan aslinya seperti ada sebanyak 5 persyaratanpun ditulis. Hanya alamat emailnya ganjil, karena itu memang bukan alamat email dari PLN. Bahkan, modus penipuan tersebut melalui iklan lowongan kerja di internet, media sosial, dan SMS/WhatsApp,” kata Deetje, Minggu (14/3/2021) melalui sambungan telepon.

Bahkan si penipu itu sering mencantumkan alamat email tidak berbayar serta email lain yang bukan email resmi PLN. Dalam isu hoax tersebut juga menginformasikan bahwa calon pelamar harus mengikuti tes, biasanya berlokasi di luar kota tempat kedudukan dengan alamat palsu. “Dengan beredarnya informasi hoax pekerjaan yang mengatasnamakan PT PLN kami menyatakan bahwa setiap lowongan pekerjaan PLN selalu diinformasikan melalui website resmi rekrutmen.pln.co.id,” terangnya.

Deetje mengaku pihak PLN tidak pernah bekerja dengan “Oihak tuor atau travel agency manapun. Apalagi untuk biaya akomodasi dan transportasi peserta rekrutmen, karena semua seleksi rekrutmen dan seleksi di PLN tidak dipungut biaya sepeserpun. “Untuk itu, kami menghimbau agar waspada terhadap isu adanya lowongan kerja di PLN. Jangan mudah tertipu dengan iklan isu lowongan kerja tidak resmi dari PLN. Karena semua lowongan kerja di internet, media sosial, dan SMS/WhatsApp itu semuanya palsu alias hoax,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.