Berdayakan Warga, Dompet Dhuafa Terus Konsisten Bantu Yatim Melalui Program Tebus Ijazah

Dendi dan Silvi, pemerima program Tebus Ijazah dari Dompet Dhuafa yang saat ini telah bekerja secara layak dan mampu berdaya untuk keluarga. Fahri | Pakar

KEMANG – Yayasan Dompet Dhuafa terus membuka jalan kebaikan guna membantu warga terutama pemuda dan remaja yang telah lulus sekolah namun terkendala biaya tunggakan administrasi.

Dompet Dhuafa juga membantu mereka untuk mendapat pekerjaan yang layak sehingga bisa mengangkat ekonomi keluarga ke taraf yang lebih baik.

“Data mencatat, setidaknya sudah ada 48 orang anak yatim yang memenuhi kriteria program ini telah dibantu oleh Dompet Dhuafa di tahun 2020 silam,” ungkap Fatzry, Public Rekations Dompet Dhuafa, Jumat (19/3/2021).

Dendi (22) penerima manfaat program tebus ijazah Dompet Dhuafa mengaku bersyukur, karena saat ini dirinya telah diterima bekerja di pesantren tempat ia menimba ilmu dahulu.

Dendi menuturkan, sebelum melamar kerja dan diterima sebagai staf tata usaha, dirinya mengaku kesulitan karena kendala belum tertebusnya ijazah Madrasah Aliyah milik Dendi. Beruntung pada tahun 2017 laku, Yayasan Dompet Dhuafa membantu melunasi tunggakan biaya administrasinya tersebut

“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah membantu. Alhamdulillah saat ini saya telah mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Dendi.

Kebahagiaan yang sama dirasakan oleh Silviana Ningtias (19). Gadis tinggal di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor ini mengaku sangat beruntung, karena belum lama sejak lulus dari SMA ia sudah bekerja di salah satu Lembaga Keuangan sebagai staf adminstrasi.

“Sebelumnya saya hanya bisa bekerja di sebuah toko dengan gaji yang minim, sebab dahulu saya belum bisa melamar kerja ke perusahaan, karena masih menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL),” papar Silvi, sapaan akrabnya.

Namun sejak tahun lalu, lanjut Silvi, Dompet Dhuafa membantu dirinya untuk menebus ijazah. Sehingga, selain bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik, dirinya pun bisa mendapat penghasilan terbilang lumayan.

“Alhamdulillah ssekarang saya sudah bisa bantu – bantu ibu mencukupi biaya kebutuhan hidup. Sambil sedikit-sedikit bisa nabung buat kuliah,” ucap Silvi dengan raut wajah tampak bahagia. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.