Berbagi Dengan Santri, DPRD: Mereka Calon Pemimpin Masa Depan

Suasana buka puasa bersama DPRD Kabupaten Bogor dan para santri di Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa Albarokah, Kampung Ciherang Tengah RT 04/RW 11, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga. Dok.DPRD for PAKAR

DRAMAGA – DPRD Kabupaten Bogor, memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momen berbagi kepada masyarakat. Jumat pekan lalu, jajaran wakil rakyat ini menggelar buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada santri di Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa Albarokah, Kampung Ciherang Tengah RT04/11, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, para santri merupakan generasi penerus bangsa yang harus terus dijaga.

“Mereka (santri-red) ini 20-30 tahun lagi bisa saja menjadi pemimpin-pemimpin kita, ada yang mungkin jadi Bupati, ada yang jadi anggota dewan, pengusaha besar, bahkan mereka bisa jadi presiden. Mereka punya masa depan yang baik, walaupun hari ini kondisi mereka dalam kondisi kekurangan, tapi kami yakin mereka punya masa depan yang jauh lebih baik,” kata Rudy dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Minggu (9/5/2021).

Politisi Partai Gerindra itu pun merasa mendapat banyak pelajaran usai menemui 25 santri Ponpes Albarokah. Menurutnya, anak-anak di sana memiliki cerita yang mengharukan sebelum akhirnya ada di pondok tersebut.

Mulai dari persoalan kehidupan orang tua, masalah ekonomi, dan persoalan sosial lainnya. Selain itu, anak-anak yang dibina di pondok tersebut sebagian ada yang memiliki masalah kesehatan.

“Banyak anak-anak santri yang juga yatim piatu menderita penyakit thalasemia. Kita pun akan berupaya ingin memfasilitasi mereka agar bisa cuci darah secara rutin, dengan biaya yang tidak terlalu mahal, dan juga kita mendorong pemerintah untuk membantu dari program hibah dan program lainnya. Bukan hanya di ponpes Albarokah ini tapi juga tempat-tempat lain yang ada di Kabupaten Bogor,” tutur Rudy.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim juga mengaku sangat terharu melihat kondisi santri di Ponpes Albarokah. Menurutnya, berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan, adalah cara untuk merefleksikan diri bagi orang-orang yang hidup serba berkecukupan.

“Satu pengalaman ruhani yang luar biasa di bulan suci ini melihat semangat anak-anak dengan kondisi luar biasa yang butuh uluran tangan kita,” kata Agus Salim.

Politisi PKS tersebut, berharap dengan segala keterbatasan, guru yang ada tetap berjuang membimbing santri dengan ilmu agama. “Para ustad-ustadi ini semoga terus berjuang dan mendapat ridho Allah SWT,” katanya.

Sementara Penanggungjawab Ponpes Albarokan, Hanif Abdulrohman mengaku sangat terharu dikunjungi Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor. Menurut dia, sejak pesantren tersebut berdiri, kunjungan DPRD merupakan rombongan pejabat pertama yang datang ke ponpes tersebut.

“Terharu sekali. Nggak pernah mimpi sama sekali. Karena selama ini nggak pernah dikunjungi pejabat, meski pejabat desa sekalipun. Kami hanya bisa mendoakan mereka selalu sehat, dimudahkan rezekinya. Karena kami tidak bisa membalas dengan materi. Hanya memohon doa kepada Allah untuk mereka,” kata Hanif. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.