Beras Cianjur Masih Jadi Pemasok ke Lima Kabupaten dan Kota di Jabar

CIANJUR – Sedikitnya ada 5 Kabupaten/ Kota yang ada diwilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih tergantung kepada pasokan beras dari Cianjur.

Informasi yang berhasil dihimpun, ke lima Kabupaten/Kota tersebut, masing- masing Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok.

Pasalnya, Kabupaten Cianjur masih diperhitungkan sebagai kabupaten penghasil beras didaerah Provinsi Jawa Barat(Jabar). Ditengah isu kenaikan harga BBM yang saat ini terjadi sehingga berimbas kepada kenaikan harga beras.

Kepala Cabang Bulog Cianjur, Renato Horison mengatakan, stok beras yang ada di Bulog Cianjur sebanyak 6.000 ton dan stoknya cukup untuk akhir tahun. “Stok beras untuk keenam kabupaten/kota tersebut, aman hingga akhir tahun 2022 ini,” terang Renato kepada wartawan Senin (19/9/2022).

Sedangkan pasokan terbesar didistribusikan ke Bogor dengan kapasitas 500 ton. “Yang paling banyak permintaannya Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, mengingat jumlah penduduknya banyak,” ujarnya.

Renato menambahkan, permintaan beras ke Bulog Cianjur di bulan September cukup tinggi. “Untuk permintaan bulan ini cukup tinggi karena paceklik dan panen sedikit,” paparnya.

Terpisah, Kabid Perdagangan Diskuperindagin Cianjur Agus Mulyana mengatakan, harga beras di Kabupaten Cianjur masih terbilang normal.

“Harga beras masih normal-normal saja, seperti beras medium merk 1 harganya Rp.10.000, merk 2 Rp.9.500, merk 3 Rp.9.000 dan beras premium merk 1 Rp. 10.500, merk 2 Rp. 10.000, merk 3 Rp.9.500,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.