Berada di Lokasi Rawan Bencana, Puluhan Rumah di Desa Parakanmuncang Akan Direlokasi

NANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama Tim Geologi Bandung melakukan pengecekan lokasi rawan bencana didaerah Kampung Cogreg, RT 02,RT03, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung. Dalam survei tersebut dihasilkan bahwa terdapat satu kampung yang mengalami bencana di tahun 2020 merupakan masuk kedalam wilayah rawan bencana.

Terdapat 73 yang dilaporkan masyarakat, secara keseluruhan hanya terdata menjadi 63
rumah, itupun hanya 10 unit rumah yang direkomendasikan untuk direlokasi karena berada dalam kawasan rawan bencana.

“Kami sudah melakukan pengecekan dan terdapat 10 rumah yang letaknya berdekatan dengan tebingan, sehingga badan geologi merekomendasikan rumah tersebut untuk direlokasi,” ujar Staf Kasi Bagian rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD, Pirman, Minggu, (14/3/2021).

Lanjutnya, mengingat sejumlah 63 rumah warga minta direlokasi. Maka hal ini, untuk memastikan kondisi tanah, cek lokasi akan kembali dilakukan.

“Sebelumnya diberitakan, awal tahun Januari 2020, hingga pertengahan Januari Kampung Cogreg kembali diterjang longsor. Warga merasa tak nyaman akhirnya mereka minta untuk direlokasi,” jelas Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin.

Ia menuturkan, permintaan ini langsung dari warga yang disampaikan ketua RT setempat bahwa sejumlah warga Kampung Cogreg mengusulkan rumahnya untuk direlokasi. Setelah dilakukan pengecekan, kondisinya memang layak direlokasi karena Kampung Cogreg dikelilingi bukit dan tebing tinggi sehingga rawan longsor.

“Masyarakat mengaku, ketika malam disaat hujan besar tak bisa tidur, di karenakan resah jika terjadi longsor susulan,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.