Benn: Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tuntut Sisa Bonus ‘Hoaks’  

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Muhammad Benninu Argoebie (tengah) terlihat sedang mengangkat medali emas yang diraih Tim Hockey Kota Bogor, pada Porprov Jawa Barat tahun 2022, di Lapangan Hockey Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (Dok. Pakar)

BOGOR – Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie, memastikan ajakan atlet dan pelatih mengadakan aksi unjuk rasa menuntut sisa pencairan bonus medali yang diraih pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2022 di Plaza Balaikota, Kamis (23/11/2023), adalah berita bohong atau hoax.

Sebab tidak ada satupun atlet dan pelatih yang melakukan aksi unjuk rasa.

“Saya mendapatkan flyer tentang ajakan kepada atlet dan pelatih untuk mengontrog Balai Kota dan Kejaksaan, yang menuntut pencairan sisa bonus,” kata pria yang akrab disapa Kang Benn ini kepada wartawan, di kantor KONI Kota Bogor, Kamis (23/11/2023).

Benn menegaskan, tidak ada satupun atlet dan pelatih Kota Bogor terlibat dalam aksi unjuk rasa tersebut. “Saya pastikan itu semua kabar bohong,” tegasnya.

Bukan itu saja, mantan atlet menembak itu pun mengungkapkan, KONI Kota Bogor terus mengawal dengan ketat pencairan bonus Porprov Jabar 2023, sesuai janji dan komitmen bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Saya minta rekan-rekan atlet dan pelatih untuk bersabar. Semua proses pencairan sudah dilakukan. Tinggal transfer pemindahbukuan ke rekening para peraih medali. Karena ini ada prosesnya, apalagi menggunakan APBD dan uang negara. Jadi tidak semudah meminjam uang atau membalikan telapak tangan,” kata Benn menjelaskan.

Sekedar diketahui, pada perhelatan Porprov Jawa Barat 2022 lalu. Kongtingen Kota Bogor meraih 75 medali emas, 57 perak dan 76 perunggu. Hasil tersebut jelas mengalami kenaikan signifikan dibanding dengan Porprov 2018 dengan perolehan 57 emas, 35 perak, serta 71 perunggu.

Pemkot Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp22 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD). Pendistribusian bonus dilakukan melalui Bank Jabar Banten (BJB) cabang Bogor.

Pencairan bonus akan dilaksanakan dua tahap, yakni pada Maret dan November 2023. Untuk tahap pertama akan dicairkan sebanyak 47 persen. Sementara sisanya di November.

Sebagai informasi, Pemkot Bogor memberikan bonus Rp100 juta bagi peraih emas nomor perorangan, Rp60 juta per orang untuk nomor berpasangan, dan Rp33 juta per orang di nomor beregu.

Sementara untuk bonus pelatih 75 persen dari jumlah bonus yang diterima atlet. =ADI/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.