Bencana Banjir Bandang, Warga Puraseda Butuh Perhatian Lebih dari Pemkab Bogor

Kampung Puraseda di Desa Puraseda, Kecamatan Leuwliang, hancur setelah dilanda bencana. (Jefri| Pakar)

LEUWILIANG – Warga Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor dihantui rasa khawatir yang mendalam pasca-bencana banjir bandang, beberapa waktu lalu.

Desa Puraseda sendiri porak poranda, termasuk hancurnya sekolah dasar (SD) Kampung Tengah. Setelah dua pekan berlalu, warga masih ketakutan karena cuaca semakin extrem.

Budiman, tokoh masyarakat Desa Puraseda mengatakan, berdasarkan undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, pentingnya dilakukan mitigasi bencana oleh pihak BPNB, BPBD Kabupaten Bogor dalam melakukan penanggulangan, sebelum terjadi bencana fatal yang tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana.

“Kami juga berharap Pemkab Bogor cepat tanggap setelah bencana terjadi. Warga di sini butuh perhatian, dan terbebas dari ancaman bencana,” tegas Budiman, Minggu (10/12/2023).

Kepala Desa Puraseda, Asep Ruhiyat mengatakan, bencana serupa pernah terjadi tahun 2020. Relokasi dilakukan kepada 18 rumah, kini sisanya tinggal 45 di Kampung Cikoneng dan Cimenteng dengan ganti rugi yang diberikan pemerintah masing kepala keluarga sebesar Rp45 juta.

“Sebanyak 45 rumah warga yang sudah direlokasi akan diberikan ganti rugi sebesar 45 juta. Itu dari Pemkab,” ungkapnya.

Masih kata Asep Ruhiyat, Puraseda memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi yang berada di kawasan RW 1, 8,9, dan 11. “Empat wilayah itu dihuni 180 jiwa, dan harus segera direlokasi,” jelasnya.

Masih kata Asep Ruhiyat, akibat bencana tersebut, kerugian yang dialami mencapai Rp. 150 juta.

“Apalagi ekonomi warga dari potensi wisata di Puraseda sudah turun. Pengunjung sepi karena pengaruh bencana,” ungkapnya.

Ditambahkan Asep, untuk gedung SD Kampung Tengah yang hancur dihantam banjir, rencananya akan disulap menjadi kantor pemerintahan desa, termasuk untuk kegiatan aktivitas warga seperti sarana olahraga dan lainnya “Kami akan membangun turap supaya kokoh,” pungkasnya. =JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.