BEM IPB : Suara Kritis Mahasiswa Dibungkam

DRAMAGA – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) ikut serta menyikapi terkait sikap Rektor Universitas Indonesia (UI) yang memanggil Ketua BEM UI usai kritisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat di wawancarai di halaman Kampus IPB di Dramaga, Kabupaten Bogor, Ketua BEM IPB, Biru Langit beserta rekan-rekannya akan melakukan aksi atas sikap yang di lakukan oleh rektor tersebut. BEM IPB Menyesalkan aksi pemanggilan presiden mahasiswa Universitas Indonesia oleh rektornya pada minggu lalu. Terkait kritikannya dalam bentuk gambar presiden Jokowi Dodo sebagai King Of Lis Servise.

Ia menilai hal tersebut adalah sebagai bentuk pembungkaman kritis akademik dan hal tersebut menjadi perhatian BEM seluruh Indonesia, sehingga mengecam aksi Rektor UI. “Kita sesama BEM Universitas sangat menyesalkan atas pemanggilan rekan kita, ini adalah sebuah teror digital yang dialami ketua BEM UI Leon Alvibda Putra sebagai pembungkaman keriteria akademik terhadap mahasiswa,” tegasnya.

Menurut mahasiswa IPB semester akhir di jurusan manajemen bisnis ini, kritikan yang disampaikan sangat subtantif yang berlandaskan subtansi dengan landasan yang jelas. Ia bersama BEM perguruan tinggi lainnya mengecam tindakan represif pembungakaman kritik akademik yang baik karena memang dunia mahasiswa sangat dinamis dan ini semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam waktu dekat biru langit bersama jajaran pengurus BEM IPB University akan menyampaikan pernyataan sikap terkait hal ini, karena dalam hal ini menurutnya tidak ada alasan yang jelas. “Bila dikategorikan sebagai pelecehan negara, jelas dalam undang-undang disampaikan bahwa, lambang negara adalah pancasila, bendera negara merah putih dan bahasa negara bahasa indonesia, hal ini tidak bisa dirubah atau digantikan, sementara presiden jokowi, masih bisa digantikan,” tandasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.