Beli Rumah Bareng BPJamsostek Sangat Membantu Karyawan Miliki Rumah Sendiri

JAKARTA – BTN Kantor Cabang Kuningan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Plaza BPJamsostekdengan bangga mengumumkan kemitraan strategis yang bertujuan untuk mendukung karyawan dalam mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.

Kolaborasi ini memperkuat komitmen kami terhadap kesejahteraan karyawan dan membantu mereka mencapai stabilitas keuangan jangka panjang. Melalui program ini, karyawan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan finansial dalam pembelian rumah. Program ini mencakup berbagai fasilitas, termasuk pembiayaan rumah dengan bunga yang kompetitif dan persyaratan yang memudahkan karyawan untuk memiliki rumah impian mereka.

“BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cabang Plaza dapat menghadirkan program ini sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi karyawan. Melalui kemitraan ini dengan BPJS Ketenagakerjaan, kami berharap dapat membantu mewujudkan impian karyawan memiliki rumah sendiri,” ujar Suhuri dalam keterangan tertulis yang diterima Pakar Online.

Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong kepemilikan rumah sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang. Kami percaya bahwa rumah yang dimiliki sendiri bukan hanya memberikan kestabilan finansial, tetapi juga menciptakan rasa memiliki dan kebahagiaan bagi karyawan.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan secara daring tersebut, Kamis (09/11/2023), BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Plaza BPJamsostek menginformasikan kepada karyawan atau pekerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bank BTN KC Jakarta Kuningan yang diwakili oleh Novera selaku Consumer Loan Sales menjelaskan bahwa terdapat 4 manfaat yang bisa didapatkan peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program MLT.

Pertama, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) sebesar maksimal Rp 150 juta, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar maksimal Rp 500 juta, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) sebesar maksimal Rp 200 juta, serta Kredit Konstruksi sebesar maksimal 80 persen dari rencana anggaran biaya (RAB) bagi developer.

“BPJamsostek melalui program MLT juga memberikan suku bunga lebih rendah dari suku bunga komersil dan tenor pinjaman mencapai 30 tahun. Namun, jika selama satu tahun peserta belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan kembali, maka akan kembali ke suku bunga komersil di bank penyalur,” ujar Suhuri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Plaza BPJamsostek.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa salah satu manfaat nyata dari perubahan regulasi ini adalah memungkinkan peserta untuk melakukan take over melalui bank yang bekerja sama dengan BPJamsostek. Sebelumnya, KPR-MLT bagi peserta hanya berlaku untuk pengajuan atas rumah pertama dari pemohon.

Dengan adanya program take over KPR ini, diperkirakan manfaat MLT akan dirasakan oleh peserta dengan cakupan yang lebih luas lagi. Agar dapat memenuhi kualifikasi untuk mengajukan kredit dan pinjaman di program MLT, pekerja harus sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan aktif membayar iuran selama 1 tahun serta mengikuti minimal 3 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Peserta dapat mengajukan melalui aplikasi JMO atau datang langsung ke Bank yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan terdekat,” ujar Suhuri. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.