Bela Palestina, Warga Bantarsari Boikot dan Bakar Produk Pro Israel

Aksi warga Desa Bantarsari yang membakar produk pro Israel. Firman | Pakar

RANCABUNGUR  – Aksi bela Palestina serta membakar produk yang berafiliasi dengan Israel, serta mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), dilakukan oleh warga Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Dalam aksi tersebut, sejumlah produk Unilever pro Israel seperti Royco, Sunlight, dan produk-produk lainya, hal dibakar oleh peserta aksi sebagai bentuk dukungan terhadap warga Palestina.

“Karena tersentuh tidak kuat melihat dan membicarakan peperangan di Palestina. Pesan sebagai rakyat, mari kita boikot produk-produk pro israel, saya sendiri sudah banyak produk-produk tersebut, seperti teh sariwangi, sabun Lifebuoy, Royco, rinso dan banyak lagi,” ujar warga sekitar, Yanti, Selasa (14/11/23).

Ia juga mengajak masyarakat luas khususnya kepada ibu-ibu rumah tangga agar tidak membeli serta menggunakan produk pro Israel tersebut. “Mungkin jangan ada kata sayang, jangan ada kata masih ada atau apa, lebih baik kita buang dan jangan membeli lagi produk tersebut dan yang masih ada di rumah segera dihilangkan, dan kita ganti produk lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bantarsari, Lukmanul Hakim mengatakan, bahwa saat ini warga dan pemerintah desa melakukan aksi serta membuktikan bahwa konstitusi dan undang-undang dasar bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Dan kita menindak lanjuti yang apa kemudian disampaikan oleh pemerintah pusat lewat kemantrian luar negeri, yang memberikan kecaman yang sangat luar biasa dan kita apresiasi, yang ke dua bagaimana kemudian MUI pusat memberikan fatwa terkait dengan agresi Israel ke Palestina salah satu didalamnya adalah isinya untuk memboikot produk israel,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah desa serta warga Bantarsari akan selalu hadir serta memberikan dukungan dan bantuan terhadap warga Palestina, bahkan saat ini terhimpun Rp287 Juta sudah disalurkan kepala warga Palestina.

Selain itu, dalam aksi ini juga salah satu upaya kongkrit dalam merazia serta memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait produk-produk milik Israel yang kerap dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

“Agar mereka tahu produk yang selama ini dibeli dipakai atau dimakan menjadi-menjadi bagian kehidupan mereka dan mereka mulai paham bahwa itu adalah bagian dari produk yahudi dan berapriasi terus mendukung agresi israel,” paparnya.

Ia juga berharap agar perang serta genosida yang dilakukan oleh zionis Israel segara dihentikan mengingat sudah melanggar hak-hak kemanusian. “Tapi bicara kemanusian bicara tentang harkat dan martabat manusia dan hak asasi manusia bahwa ketika kita bicara hak asasi manusia maka 12 ribu rakyat Palestina yang meninggal dunia hari ini akibat agresi israel, harus segera dihentikan ini genosida yang tidak boleh dunia diam dan harus menghentikan. Inilah pesan dari Desa Bantarsari kepada dunia agar mereka kemudian menghentikan kebiadaban Israel,” pungkasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.