Begini Kronologis Ayu Saat Tersangkut di Pohon

Ayu saat berhasil dievakuasi dari atas pohon. (Yusman | Pakar)

CISARUA – Tersangkutnya siswa paralayang di sekitar landing Gunung Mas ditenggarai murni karena faktor cuaca.

Berikut penuturan koori landing Gunung Nas Saeful. Menurutnya, kecelakaan tersangkutnya Ayu murni karena angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Hal itu terungkap saat komunaksi melalui radio HT antara koordinator landing dengan penerbang.

“Tapi saya sudah suruh belok kanan karena angin sedang jelek. Angin besar dari kanan, kemungkinan susah belok, karena kalau paralayang ini kalau mau masuk ke landing itu tergantung anginnya dia mungkin kebawa angin beloknya gak cepet jadi agak lambat. Tadi saya sudah teriak-teriak dari radio tahan kanan,” ungkap Eful kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sependapat dikatakan instruktur Paralayang, Gendon. Menurutnya, saat akan memasuki titik landing ada angin yang sedikit berbeda arah. Sehingga, ketika penerbang mau mengambil posisi mendarat, akhirnya harus berubah dari seperti biasanya.

“Kaget karena ada angin yang tidak seperti biasanya, jadi penerbang dalam posisi yang salah,” ucap Gendon.

Secara keamanan penerbang Paralayang, kata dia, sudah sangat aman, dan memang harus aman.

“Savety itu sudah harus diutamakan, ini karena faktor cuaca saja,” terangnyam

Sementara, penerbang paralayang Ayu mengaku syok dengan kejadian tersebut, dirinya masih mengaku bingung saat diwawancarai awak media.

“Saya masih bingung, kok angin tiba-tiba berubah arah saat mau masuk titik landing,” ucapnyam

Padahal, Ayu sendiri tercatat sebagai siswa penerbang paralayang ini sudah hampir 70 kali terbang.

“Saya tuh sudah puluhan kali terbang dimana-mana, tapi memang kali ini aga berbeda anginya,” jelasnya.

Proses evakuasi sendiri membutuhkan hampir dua setengah jam. Ayu bisa turun dari tergantung hampir 4 jam. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.