Beauty Contest Dilakukan, Pasar Leuwiliang Jadi Pasar Induk di Kabupaten Bogor

Pj Bupati Bogor saat meninjau dan berbincang langsung dengan pedagang Pasar Leuwiliang pekan lalu. (Dok.Diskominfo)

LEUWILIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan meningkatkan status Pasar Leuwiliang menjadi pasar induk pasca kebakaran terjadi pada 27 September 2023.

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengungkapkan, keinginan tersebut bukan tidak mungkin tercapai. Musabab, Pemkab Bogor pun segera merevitalisasi salah satu pasar terbesar yang ada di Kabupaten Bogor itu dalam waktu dekat.

“Kami tidak tinggal diam untuk membangun kembali Pasar Leuwiliang ini. Syukur-syukur bisa kita tingkatkan statusnya jadi pasar induk. Karena Kabupaten Bogor belum punya pasar induk, dan pasar ini sangat strategis,” ungkap Asmawa, Minggu (21/1/2024).

Untuk melancarkan niatan tersebut, Asmawa mengatakan bahwa Pemkab Bogor juga berencana melibatkan pemerintah pusat dalam revitalisasi Pasar Leuwiliang.

“Kami akan segera menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan perhatian revitalisasi Pasar Leuwiliang ini. Saya mohon doa dan dukungan, terutama dari para pedagang di Pasar Leuwiliang ini, bahwa Pemkab Bogor tidak akan tinggal diam, dan akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa pasar ini bisa dibangun kembali,” kata Asmawa.

Sementara diketahui, Pemkab Bogor juga membuka keran bagi investor (beauty contest) untuk revitalisasi Pasar Leuwiliang tersebut.

Beauty contest tersebut dibuka untuk mempercepat revitalisasi Pasar Leuwiliang yang sementara ini ribuan pedagangnya dialihkan ke tempat penampungan sementara (TPS).

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suryanto Putra menjelaskan, keterlibatan swasta dalam pembangunan revitalisasi Pasar Leuwiliang ini adalah angkah dan harapan Pemkab Bogor agar perputaran ekonomi bisa kembali bangkit.

“Beauty contest ini adalah rencana yang sudah ada jauh sebelum Pasar Leuwiliang terbakar. Ada evaluasi, karena beberapa pasar yang dibangun oleh pemerintah daerah malah kurang baik dan sepi pengunjung. Sehingga harapannya bisa lebih baik,” kata Suryanto.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada pelaksanaan beauty contest tersebut, nantinya investor yang masuk diberikan hak untuk mengelola Pasar Leuwiliang.

Namun, kata dia, itu berlaku dengan jangka waktu tertentu sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku pada penentuan investor dalam suatu proyek.

“Nah, nantinya pemenang dari beauty contest ini akan building of transfer (BOT) ke Pemkab Bogor dan mereka akan diberikan beberapa tahun untuk pengelolaan Pasar Leuwiliang,” jelas Suryanto.

Sementara untuk Detail Engineering Design (DED) Pasar Leuwiliang, kata dia, nantinya akan dibahas oleh Disperdagin dan Perumda Pasar Tohaga dengan pemenang beauty contest.

“Kami akan menyamakan konsep revitalisasi Pasar Leuwiliang ini bersama pemenang beauty contest. Apalagi Pasar Leuwiliang ini diprediksi akan memakan anggaran hingga ratusan miliar karena ini salah satu pasar terbesar yang ada di Kabupaten Bogor,” tandas Suryanto. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.