BBM Naik, Harga Komoditas di Cianjur Stabil

CIANJUR – Dampak dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) mulai berpengaruh terhadap pergerakan harga sejumlah komoditas di Kabupaten Cianjur. Informasi yang berhasil dihimpun, Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskopperdagin) Kabupaten Cianjur, secara intensif terus- menerus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga di lapangan.

Kepala Diskopperdagin Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, menyebut hasil monitoring dan laporan dari setiap pasar, dampak naiknya harga BBM mulai berimbas ke beberapa komoditas. Hanya, sebut Tohari, sampai sekarang dampaknya belum terlalu signifikan.

“Sudah ada (dampaknya). Tapi sejauh ini komoditas yang terdampak baru sebatas beberapa jenis cabai. Sementara (komoditas) yang lainnya masih bisa dikatakan stabil,” kata Tohari kepada Media Indonesia, Rabu (7/9).

Tohari menyebut ada tiga jenis komoditas cabai yang harganya terus naik pascanaiknnya harga BBM. Di antaranya cabai merah tanjung dan cabai merah keriting.

“Sekarang harganya kisaran Rp70 ribu per kilogram. Sebelumnya mah rata-rata di kisaran Rp55 ribu per kilogram,” terang Tohari.

Menurutnya, secara umum stok berbagai komoditas kebutuhan masyarakat masih terpantau mencukupi. Namun perkembangan pergerakan harga akan terus dipantau.

“Mudah-mudahan harga-harga berbagai komoditas dipasar tradisional, bisa terus terkendali,” sebutnya.

Hingga saat ini, kata Tohari belum memantau tingkat daya beli masyarakat di tengah naiknya harga BBM saat ini. Namun, dia menegaskan sejauh ini aktivitas masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari masih relatif normal.

“Memang setiap hari seluruh Kepala UPTD Pasar, terus- terusan memantau di lapangan dan memberikan berbagai perkembangan dan informasi,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.