Baru Satu Bulan Dibangun, Jembatan ini Hilang Disapu Banjir Sungai Cidurian

CIGUDEG – Warga Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg kembali bersedih lantaran jembatan yang belum lama dibangun dengan hasil swadaya kembali tersapu oleh luapan air sungai Cidurian.

Kejadian terjadi pada saptu malam 20:00 WIB (06/11/2021) mengingat hulu sungai Cidurian di guyur hujan begitu deras, sehingga sungai Cidurian kembali meluap.

Kepala Desa Sukamaju Dahyudin menjelaskan, kejadian terjadi pada saat hujan deras di hulu sungai Cidurian dari pukul 14:00 WIB sampai malam hari sehingga menyapu jembatan dari hasil swadaya masyarakat. “Yang kemarin kita bangun dan sudah 3 kali di bangun sehingga harus di sapu kembali,” ungkapnya kepada Pakar Online, Minggu (0l7/11/2021).

Kejadian Jembatan tersapu pada pukul 20:00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa mengingat masyarakat sekitar selalu mendapat informasi jika terjadi hujan deras di hulu sungai

“Untuk sungai Cidurian kita tidak bisa di prediksi datang banjirnya, yang kita khawatirkan ketika banjir dari hulu ya, jika di hulu hujan besar sehingga kita tidak bisa prediksi seperti kejadian semalam di Desa Sukamaju hujan tidak begitu besar namun ternyata kiriman dari hulu,” bebernya.

Tentunya ini menjadi kekhawatiran warga Desa Sukamaju mengingat bantaran Sungai Cidurian melintas wilayah Desa Sukamaju. Akan tetapi dalam kejadian tersebut tidak mengalami kerusakan terhadap rumah milik warga.

“Alhamdulillah kalau untuk rumah warga tidak ada yang rusak. Karena memang untuk penahanan tanggul sedang dalam pengerjaan. Alhamdulillah tanggul tersebut menyelamatkan rumah warga meskipun pengerjaan belum 100% terbangun. Jika tidak ada itu mungkin rumah warga akan tersapu hanya saja air masuk ke jalan lingkungan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sejauh ini Pemerintah Desa sudah mengajukan penganggaran untuk membuat jembatan rawayan. Namun pembangunan harus di bangun di tahun 2022. “Kebetulan kemarin sudah diajukan untuk pembangunan jembatan rawayan kebetulan kita di tahun ini tidak mendapatkan anggarannya dan di rencanakan di tahun 2022 untuk pembangunan jembatan permanen,” ucapnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar selalu siap siaga ketika hujan turun di sejumlah titik di hulu sungai Cidurian. “Himbauan kepada masyarakat tentang saat ini musim penghujan dan musim pancaroba. Apalagi curah hujan tidak bisa di prediksi, tentunya kepada masyarakat terutama yang ada di bantaran sungai Cidurian dimohon untuk siap siaga ketika hujan turun,” pungkasnya. FIR

Sementara itu, Dede warga sekitar mengatakan, dalam kejadian tersebut harus menyapu kembali jembatan hasil swadaya masyarakat.

“Iya belum lama terbangun harus kembali hancur, tentunya pemerintah Kebupaten Bogor harus sesegera mungkin membangun jembatan permanen,” singkatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.