Baru Dibuka, TPU Srengseng Sawah Sudah Penuh Jenazah Covid-19

Petugas mengangkat peti jenazah korban Covid-19 untuk dimakamkan di TPU Srengseng Sawah, Jakarta, Jumat (22/1/2021). IST


JAKARTA – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan sudah dinyatakan penuh dan tidak bisa lagi menampung pemakaman jenazah pasien Covid-19. Padahal TPU ini baru beroperasi 11 hari tepatnya pada 12 Januari kemarin setelah TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur dinyatakan penuh.

Kepala Satuan Pelaksana Zona 15 TPU Srengseng Sawah Sutandyo sudah mengkonfirmasi hal ini. Penuhanya TPU ini lantaran dalam sehari terdapat kurang lebih 50 jenazah yang dimakamkan di tempat ini.
“Sampai kemarin Kamis (21/1/2021) sore closing,” kata Sutandyo ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/1/2021).

Sutandyo merinci hingga Kamis (21/1/2021) malam liang lahad yang tersisa hanya 30 petak saja, lalu sejak tadi pagi sudah ada 15 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Praktis hanya tersisa hanya 15 petak saja untuk saat ini.


“Sisa 30 makam dan hari ini udah masuk 15. Kalau 15 lagi masuk berarti selesai,” ujarnya.
Sejak dibuka, TPU di tempat ini hanya menyediakan 560 liang lahad saja. Dengan tingginya kasus corona sejak Desember 2020 hingga Januari 2021 ini yang dibarengi dengan naiknya angka kematian, maka tidak heran, kurang dari dua pekan TPU ini langsung penuh.
Karena TPU Srengseng Sawah juga tak bertahan lama, kini jenazah Covid-19 dirujuk ke TPU Bambu Apus, Jakarta Timur yang sudah mulai digunakan sejak Kamis kemarin.


Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19 di Bambu Apus, Jakarta Timur yang baru dibuka ini diperkirakan bisa menampung 700 jenazah pasien yang terpapar wabah dari Wuhan, Tiongkok itu. Adapun luas lahan di TPU baru ini mencapai 3.000 meter persegi.
“Iya betul, pindah ke Bambu Apus,” pungkasnya.


Kendati tiga TPU khusus Covid-19 yang disediakan sebelumnya namun tempat pemakaman yang diklaim jauh lebih luas yakni TPU Rorotan, Jakarta Utara hingga kini masih belum dipakai. Padahal dua hektare lahan sudah selesai dibuka dan siap digunakan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengakui TPU khusus Covid-19 di Rorotan ini belum bisa dipakai sampai sekarang.


Ariza tidak menjelaskan secara rinci mengenai kesiapan TPU itu, dia memastikan tempat pemakaman itu bakal segera dipakai dalam waktu dekat. Pernyataan itu sudah disampaikan berulang-ulang sejak akhir Desember 2020 lalu.


“Dalam waktu dekat ini sudah siap,” kata Ariza.
Ariza menjelaskan, belum dipakainya TPU Rorotan lantaran saat ini pihaknya masih memaksimalkan pemakaian lahan di sejumlah TPU di Jakarta dengan sistem pemakaman tumpang. Jika liang lahatnya sudah penuh, baru jenazah Covid-19 bakal dimakamkan di Rorotan, katanya.


“Kita masih memprioritaskan menyelesaikan tempat makam yang masih tersisa di daerah-daerah lain masih ada di beberapa titik. Di Srengseng, di Tanah Kusir, di tempat lain nanti baru kita coba masuk ke Rorotan,” tuturnya.
Adapun luas lahan pemakaman mencapai 25 hektare.

Lahan itu bakal dibuka secara bertahap. Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus pada pembukaan dua hektare pertama dengan menggali ribuan liang lahad yang digunakan. “Prinsipnya kita akan menyiapkan kurang lebih 1.500 di tahap satu,” tutur Ariza.MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.