Banyak Permasalahan PTSL, Anggota DPR RI Irwan Asman Kumpulkan Data di Kota Bogor

Irwan A Hasman Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra. (SYARIF)

BOGOR – Banyaknya permasalahan terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Bogor, menjadi salah satu perhatian Anggota DPR RI Jabar III Kota Bogor Kabupaten Cianjur, Ir. Irwan A Hasman saat melakukan safari reses di Kota Bogor. Anggota Komisi II DPR RI ini mengungkapkan, berbagai keluhan disampaikan warga terkait PTSL, sehingga persoalan itu harus ditangani dengan menindaklanjuti langsung ke BPN Bogor maupun ke pihak pusat.


“Sejumlah keluhan dan aspirasi banyak disampaikan warga di Kota Bogor terkait permasalahan soal agraria, yaitu masalah PTSL. Hampir semua sama masalahnya, mulai dari lambatnya proses birokrasi hingga masih ada tanah warga yang belum bersertifikat,” ucap Irwan disela reses di Kelurahan Katulampa. 


Saat ini, lanjut Irwan, pihaknya sedang  mencoba untuk mengumpulkan data-data masalah PTSL yang masih belum berjalan di Kota Bogor. “Saya sudah bicara dengan BPN pusat, beliau siap mendampaingi apabila sudah terkumpul datanya. Makanya kita coba mengumpulkan datanya, diinventalisir semua kemudian kita undang BPN Kota Bogor dan saya akan pertemukan dengan BPN pusat sehingga jika BPN tidak bisa mengambil keputusan maka BPN pusat yang memfasilitasi,” jelasnya. 


Untuk pendataan permasalahan PTSL, Irwan juga mengajak teman teman di DPRD Kota Bogor Fraksi Gerindra untuk mengupayakan pengumpulan data. “Sekarang kita mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah  maupun benar, kita cari solusi demi kepentingan masyarakat. Kita dari Gerindra akan turun langsung menangani permasalahan warga. Jadi apabila masyarakat ingin mengadukan masalah PTSL ini bisa ke DPC Gerindra, anggota dewan Fraksi Gerindra, maupun ke rumah aspirasi saya di Jalan Tentara Pelajar Cimanggu,” pungkasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.