Bantah Ada Siswa Leuwiliang Terpapar Covid-19, Satgas: Hasil Antigen Semuanya Negatif

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Jumlah siswa SMA Negeri Leuwiliang yang terpapar Covid-19 dikabarkan lebih dari satu orang. Mereka merupakan orang yang kontak erat dengan siswa yang dinyatakan positif Covid-19.

Dari informasi yang didapat, siswa yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di kampung asalnya di Tasikmalaya. Sedangkan orang yang kontak erat telah menjalani rapid test antigen dan hasilnya dinyatakan reaktif Covid-19.

Namun kabar itu dibantah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor. Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengatakan jika tidak ada siswa yang positif di SMA tersebut.

“Saya sudah konfirmasi ulang, semua siswa yang kontak erat juga keluarga, sudah antigen dan hasilnya negatif. Dan hasil reaktif itu karena tes antibodi. Karena antibodi tidak bisa dijadikan pedoman untuk covid,” jelas Dedi dihubungi wartawan, Kamis (8/4/2021).

Dengan begitu, kata dia, tidak ada siswa SMA Negeri Leuwiliang yang dinyatakan positif Covid-19.

Hasil rapid test antigen tersebut diyakininya memiliki keakuratan hingga 70 persen. Sehingga swab test dirasa tidak perlu dilakukan.

“Biasanya kalu antigen negatif swab juga begitu. Antigen itu akurasinya sampai 70 persen, kalo antibodi kan 20 persen,” tandas Dedi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.