Bangunan Rumah Rata Dengan Tanah, Nenek Ati Minta Bantuan Pemkab

Nenek Ati (65) warga Kampung Babakan Lebak RT 01/10 Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, sedang melihat bangunan rumahnya yang ambruk rata dengan tanah akibat pergeseran tanah. Firman | Pakar

SUKAJAYA – Nasib pilu dialami Nenek Ati (65) warga Kampung Babakan Lebak RT 01/10 Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Bangunan rumah sederhana yang menjadi tempat tinggalnya selama ini, hancur rata dengan tanah. Hal itu akibat bencana pergeseran tanah yang terjadi saat ini.

Hampir setiap hari terjadi pergeseran tanah dan warga selalu mengungsi menyelamatkan diri ke tempat lebih aman. Namun nasib malang menimpa bangunan rumah Nenek Ati, saat tanah bergeser, rumahnya mengalami kerusakan berat sehingga rata dengan tanah.

Iyus anak kandung dari Nenek Ati mengatakan, saat kejadian malam jumat dirinya mendengar ada suara retakan, kemudian saat di lihat paginya ada retak-retak di tanah dan dinding.

“Kondisinya setiap hari semakin parah, selalu ada pergerakan tanah. Bahkan istilahnya tiap menit itu ada pergerakan tanah, kerusakan rumah warga banyak yang parah, termasuk rumah ibu saya,” ungkapnya kepada Pakar Online, Senin (01/11/2021).

Ia menceritakan, jika terjadi hujan turun, warga langsung bersiap untuk mengungsi ke tempat lebih aman dan tidak menempati rumahnya, karena takut dan khawatir ambruk atau longsor. “Paling kita mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman tetapi sekarang sudah ada tenda pengungsian,” ujarnya.

Tentunya ia berharap agar pemerintah segera menerjunkan bantuan sehingga masyarakat tidak khawatir jika pelebaran tanah terus lebar dan terdampak kepada warga lain. “Harapannya kepada pemerintah setempat ataupun pemerintah pusat ada bantuannya, sejauh ini kalau bantuan logistik ada lah. Tapi bantuan untuk ngebangun rumah lagi belum ada,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Harkat Jaya Neneng Mulyat mengatakan, upaya yang dilakukan untuk sementara kepada warga terdampak di ungsikan ketempat yang lebih aman. “Antisipasinya, warga diungsikan dulu. Memang yang lebih parah salah satunya bangunan rumah milik Nenek Ati karena rumahnya ambruk,” singkatnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.