Bagi-bagi Atribut di Halaman Kantor Kecamatan Megamendung Berpotensi Pidana


MEGAMENDUNG-Terkait dugaan bagi bagi Alat Peraga Kampanye (APK) dihalaman kantor kecamatan Megamendung saat pelaksanaan Reses DPRD Kabupaten Bogor  hari Selasa lalu oleh Larasati. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor asal Partai Amanat Nasional yang kembali menjadi Caleg Dapil III melalui wakil Ketua DPD PAN Hendra Yusup.
Ketua Panwascam Kecamatan Megamendung saat dikonfirmasi menegaskan, dugaan sementara memang terlihat adanya dugaan pelanggaran. Sesuai Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 304, namun pihaknya akan melakukan rapat pleno kecamatan untuk melakukan kajian dan investigasi  lapangan.
“Dugaan sementara memang terlihat ada pelangaran masuk rana pidana, karena membagikan alat peraga di kantor pemerintahan, namun kami hari ini akan melakukan rapat pleno terkait dugaan tersebut sebelum melakukan pemanggilan pemanggilan yang bersangkutan,” kata A. Setiawan ketua Panwascam Megamendung kepada Pakar.
Dia menambahkan, panwascam memiliki waktu dua hari, sejak kejadian pada Hari Selasa lalu. Makanya lanjut dia, pihaknya memiliki waktu hingga kamis (hari ini- red) untuk melakukan rapat pleno bersama bidang penindakan panwascam.
“Setelah pleno dan dilakukan investigasi lapangan maka kami, baru akan melakukan pemanggilan yang bersangkutan sehingga semua berjalan sesuai dengan aturan,” ucapnya.
Dia mengaku pihaknya akan melimpahkan permasalahan tersebut, kepada Bawaslu Kabupaten Bogor jika sudah dilakukan kajian dan pemanggilan.
“Untuk saat ini masih dugaan pelanggaran nya memang ada, namun langkah langkah langkah sesuai aturan kami harus tempuh.. salah satunya kajian investigasi dan pemanggilan untuk klarifikasi. Setelah selesai semua baru kami laporkan ke Bawaslu Kabupaten Bogor,”  tegasnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor Ridwan Arifin mengatakan, pihaknya masih menunggu kajian yang dilakukan pihak Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Megamendung.
“Kalau laporan kami sudah terima dari Panwascam Megamendung, untuk tindak lanjut kamo masih menunggu hasil kajian dari Panwascam,” kata Ridwan Arifin Saat dikonfirmasi.  melalui telepon selularnya.
Ridwan Menegaskan, saat ini permasalahan tersebut menjadi kewenangan Panwascam Megamendung, namun kata dia setelah dilakukan kajian dan dilaporkan kepada Bawaslu baru pihaknya bisa menindak lanjuti sesuai dengan aturan.
“Panwas Megamendung saat ini sedang melakukan kajian, apakah ada pelanggaran pidana atau hanya pelanggaran adiministrasi saja. Makanya kami masih nunggu hasilnya. Yang jelas kami pasti tindak lanjuti,” pungkasnya. UJG
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.