ASPIKOM Jabodetabek Gelar FGD Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Para peserta saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) pengelola Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi se Jabodetabek Rabu (31/3/2021). IST

JAKARTA- Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Korwil Jabodetabek menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengelola Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi se Jabodetabek Rabu (31/3/2021).

FGD yang dikuti 133 pengelola Prodi dari 64 Perguruan Tinggi membahas implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).


“Acara ini kita laksanakan dalam rangka merayakan HUT Aspikom ke 14 tanggal 23 Maret 2021,” jelas Deddy Irwandy, Ketua Aspikom Korwil Jabodetabek dalam keterangan persnya.

Sebelum digelar FGD, dilaksanakan sharing session dengan menghadirkan tiga pembicara yakni Dr Eko Hari Susanto, pendiri Aspikom yang menyampaikan materi tentang eksistensi Aspikom sebagai Wadah Organisasi Program Studi Ilmu Komunikasi., Dr. M. Sulhan, Ketua Umum Aspikom yang membahas tentang Quo Vadis Program Studi Ilmu Komunikasi, dan Firman Hidayat, Kepala Sub Kordinasi Kerjasama yang hadir menggantikan Dr. Ir. Paristianti Nurwardani, Sekretaris Dirjen Dikti Kemendikbud yang mengupas Implementasi Merdeka Belajar Kompus Merdeka pada Program Studi Ilmu Komunikasi.

Dr Eko Hari Susanto mengatakan pelaksanaan MBKM memerlukan banyak kerjasama dengan Prodi sejenis di kampus merdeka.

“Aspikom harus melakukan inventaris Prodi yang berminat untuk melaksanakan kerjasama formal,” ujarnya.

Dr M. Sulhan mengatakan, dalam implementasi MBKM anggota Aspikom dapat bekerja sama dalam pertukaran mahasiswa, asistensi pengajaran dan penelitian/pengabdian kolaboratif. Terkait kurikulum, Aspikom fokus pada penataan kurikulum termasuk integrasi mata kuliah dan standar konversi, networking terkait hubungan yang profesional dan kolaboratif dan support system tentang regulasi perguruan tinggi dan orientasi akademis.


Sementara itu Firman Hidayat menjelaskan jumlah perguruan tinggi di Indonesia sebanyak 4.602 dengan jumlah program studi 36.213 dan jumlah total mahasiswa 8.739.824. Untuk program studi ilmu komunikasi jenjang S1 ada 291 Prodi, S2 ada 46 prodi dan S3 sebanyak 7 Prodi.

“Untuk jenjang S1 yang memiliki akreditasi A ada 54, B ada 237 dan C ada 39 Prodi. Jenjang S2 ada 12 Prodi berakreditasi A, 26 berakreditasi B dan 3 beraktefitasi C. Sedangkan S3 ada 2 yang berakreditasi A Dan ada satu yang B,” jelasnya.

Untuk Itu, Ditjen Dikti Kemendikbud mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui delapan indikator utama MBKM sehingga tercapai peningkatan kualitas lulusan, kurikulum dan dosen/pengajar.

“Kita mendorong kampus mengimplementasikan manajemen kampus berdasarkan kebutuhan mahasiswa,” ujarnya. =RED

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.