ASN Dilarang Mudik, ini Sanksi Tegas Yang Disiapkan Pemkab Bogor

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. Khaerul Umam | Pakar

BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan sanksi tegas bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekad mudik di Hari Raya Idul Fitri nanti. Dengan adanya aturan pelarangan masyarakat yang berada di wilayah aglomerasi untuk bepergian, seluruh ASN dilarang bepergian keluar dari wilayah Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanuddin mengungkapkan khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bogor dilarang untuk berpergian atau mudik keluar Bumi Tegar Beriman. “Sebetulnya kita bukan membatasi bertemu dengan keluarga. Ini pandemi, walaupun bogor sudah mulai melandai tapi saya hanya mau mengikuti satgas pusat. Upaya ini sebetulnya justru sebagai wujud pemerintah hadir dan pemerintah sayang ke rakyatnya karena bagi kita rakyat dan nyawa itu jadi prioritas utama,” kata Burhan.

Lebih lanjut, Burhan pun menegaskan akan memberikan sanksi kepada para ASN yang nekat mudik atau berpergian ke luar kota. Sanksi akan diberikan oleh Bupati langsung kepada para ASN yang membandel. Larangan ini pun diberlakukan dengan harapan para ASN bisa memberikan contoh kepada masyarakat dan membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat atas bahayanya mudik. “Bupati akan berikan sanksi kepada ASN yang berani mudik,” tegasnya.

Sekda mengambil contoh kasus meledaknya penularan Covid-19 di India. Dimana saat ini kondisi di India menurutnya sudah tidak bisa terkontrol karena tenaga kesehatan terbatas, fasilitas kesehatan penuh dan ekonomi lumpuh. “Saya mengimbau, bahwa tolong karena Pandemi belum berakhir. Mudah-mudahan di lebaran 2022 sudah berakhir dan tidak memakai makser lagi. Kalau sekarang dengan kita terlena tidak disiplin dan meledak lagi kita berat. Karena negara sudah triliun mengeluarkan anggaran,” pungkasnya. MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.