Asep Wahyu Wijaya: Merujuk Standar WHO, Rasio Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit di Bogor Masih Kurang

Asep Wahyu Wijaya berfoto bersama jajaran Dinkes Kabupaten Bogor dan perwakilan perusahaan penyedia jasa di lokasi proyek pembangunan RSUD Parung. (Fahri | Pakar)

PARUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya menerangkan bahwa mengacu pada standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Healt Organitation (WHO), sekarang ini di Kabupaten Bogor masih kekurangan bangsal tempat tidur rumah sakit dibandingkan jumlah penduduk.

Hal ini diungkapkan Asep Wahyu Wijaya saat melakukan peninjauan ke lokasi proyek pembangunan RSUD Parung di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Kunjungan anggota DPRD Jabar ini guna mengecek hasil progres pelaksanaan pembangunan.

“Dalam buku RPJMD Provinsi Jabar, ketersediaan bangsal tempat tidur di Kabupaten Bogor masih sangat minim. Padahal merujuk standar WHO, rasionya harus 1 berbanding 1.000. Jadi kalau ada 6 juta warga, maka harus tersedia 6 ribu bangsal tempat tidur,” papar Asep Wahyu Wijaya, Jumat (11/11/2021).

Lebih lanjut, pria yang menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab Bogor hanya memiliki 3.500 bangsal tempat tidur di sejumlah rumah sakit. Sehingga masih dibutuhkan sekitar 2.500 lagi bangsal tempat tidur.

“Untuk itu, pembangunan rumah sakit masih sangat dibutuhkan. Peran dari pemerintah dan swasta masih sangat diperlukan. Sehingga pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat bisa lebih maksimal,” ucap AW, sapaan akrabnya.

Terkait pembangunan RSUD Parung yang ada di wilayah bagian utara Kabupaten Bogor ini, legislator dari Dapil Kabupaten Bogor ini berharap pihak perusahaan penyedia jasa dapat bekerja profesional dibantu semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan RSUD Parung.

“RSUD Parung ini sudah puluhan tahun menjadi impian dan harapan warga di utara Kabupaten Bogor. Karena di bagian wilayah lain sudah ada RSUD. Jadi saya akan terus mengawasi progres hasil pekerjaan proyek pembangunannya,” tegas Asep Wahyu Wijaya. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.