Arus Lalulintas di Kawasan Puncak Bogor Padat, Polisi Berlakukan One Way

Beginilah kondisi kemacetan di kawasan Puncak hingga ke Cianjur pada liburan hari Raya Idul Fitri tahun 2024. (Ist)

CIANJUR – Kawasan Puncak Cianjur dipadati kendaraan di H+3 libur lebaran. Hal tersebut menyebabkan kemacetan mencapai lima kilo meter dari arah Puncak, Sabtu (13/4/2024).

Kepadatan kendaraan diakibatkan wisatawan yang mengisi libur lebaran ke wilayah puncak Cianjur. Bahkan, sejumlah persimpangan menuju destinasi wisata pun disekat untuk mengantisipasi antrean terus menyebar.

Hingga pukul 14:00 WIB arus lalulintas dari arah Cianjur menuju Puncak dan Bogor sangat padat, tapi sebaliknya dari arah Bogor menuju Cianjur ramai lancar.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Anjar Maulana mengatakan, antrean panjang kendaraan tersebut terjadi sejak Sabtu pagi, karena di Bogor menerapkan rekayasa lalulintas one way atau satu arah. “Sejak pagi tadi diterapkan one way, sehingga terjadi antrean panjang kendaraan ke Cianjur,” ujar dia, Sabtu (13/4/2024).

Anjar mengungkapkan, antrian kemacetan hingga sabtu siang sudah mencapai istana Cipanas sekitar lima kilo meter dari perbatasan puncak pas atau perbatasan Cianjur-Bogor. “Ekor (antrean kendaraan) sudah sampai Istana Cipanas,” kata dia.

Anjar menjelaskan, kepadatan kendaraan di kawasan Puncak Cianjur didominasi wisatawan dan pemudik yang akan kembali ke Jakarta serta sekitarnya. “Kebanyakan masyarakat yang telah mudik dan akan kembali ke Jakarta. Jadi arus balik mudik, perjalanan ke Jabodetabek sambil wisata di kawasan Puncak,” kata dia.

Menurut Anjar, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk mengatasi antrean panjang kendaraan tersebut. Selain itu untuk mencegah antrean terus mengular, Polres Cianjur juga menyekat sejumlah persimpangan jalan, sehingga wisatawan dan masyakarat sekitar masih bisa melintas ke destinasi wisata yang ada di Cianjur.

“Dorongan dari arah Bogor sudah sampai ke Taman Safari, segera setelah masuk Cianjur kendaraan ke Jakarta akan disatu arahkan. Setelah diterapkan rekayasa lalulintas tersebut biasanya bisa kembali normal,” kata dia. “Tapi untuk antisipasi, bisa dekat setiap persimpangan. Kita beri jarak kendaraan masuk sehingga tidak terkunci,” tambahnya.

Anjar menambahkan puncak arus balik dan libur lebaran diperkirakan terjadi pada Minggu (14/4/2024) besok. “Puncaknya antara hari ini dan besok. Kita siapkan berbagai rekayasa lalulintas suntik mengantisipasi kemacetan di jalur puncak,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan, mengatakan mobil pendorong sudah masuk ke Cianjur pada pukul 15.20 Wib, sehingga lalulintas dari Cianjur menuju Bogor disatu arahkan.

“One way dari Cianjur menuju Bogor sudah diberlakukan. Kendaraan dari Cianjur menuju Bogor sudah bisa melintas dengan menggunakan dua lajur,” ungkapnya.

Menurutnya kendaraan dari arah Jakarta menuju Cianjur disetop sementara selama proses oneway. “Untuk mobil disetop sementara, sedangkan sepeda motor tetap bisa melintas dengan menggunakan lajur kiri jalan. Tapi tetap kami minta berhati-hati,” kata dia.

Aszhari menuturkan pemberlakukan oneway akan menyesuaikan kondisi di Bogor. Apabila kepadatan kendaraan di Bogor sudah dapat tertangani, maka arus lalulintas akan kembali dinormalkan. “Sampai jam berapanya (one way) tergantung di Bogor. Kita menyesuaikan,” ucapnya.

Pantauan dilapangan, sekitar pukul 16.50 Wib, arus lalulintas kembali lancar setelah pemberlakukan rekayasa lalulintas one way. Antrean panjang kendaraan selama 9 jam yang mencapai 6 kilometer kini sudah tak nampak. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.