Apresiasi DP3A, DPRD Dukung Kota Bogor Raih Predikat Utama dan KLA

Karnain Asyhar Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS. (Ist)

BOGOR – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor yang terus meraih target menaikan predikat Kota Layak Anak (KLA) Kota Bogor menjadi predikat utama, mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari DPRD Kota Bogor.

Setelah dua tahun berturut turut meraih predikat Nindya, Kota Bogor dinilai layak untuk meraih predikat Utama hingga Kota Layak Anak. Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, Karnain Asyhar memberikan apresiasi atas kinerja Pemkot Bogor melalui DP3A dan dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan predikat Utama hingga Kota Layak Anak bagi Kota Bogor. 

“Ya, DPRD mengapresiasi kerja stakeholder di Pemerintah Kota Bogor, Dinas DPPPA dan juga dinas teknis terkait yang memang mensupport tercapainya prestasi Kota Bogor yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat sebagai kota layak anak pada level Nindya dan sekarang sedang berupaya meraih predikat Utama hingga nanti KLA,” ucap Karnain.

Namun demikian, lanjut Karnain, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik eksekutif, yudikatif, legislatif dan unsur elemen masyarakat lainnya, dalam mewujudkan KLA. “Kalau harapan kami, itu terus ditingkatkan sehingga nanti aktualisasi stakeholder, sekolah, bangunan gedung kantor dan sebagainya, semuanya support terhadap proses pemerintah yang mendapat penghargaan kota layak anak. Karena itu tidak bisa sendirian juga kan, harus didukung semua pihak,” ujarnya.

Karnain juga memiliki beberapa catatan untuk KLA. Yang masih menjadi rekaman DPRD adalah kota layak anak ini beberapa kali prestasi dan anugrah yang didapatkan masih diikuti dengan adanya tawuran antar pelajar di Kota Bogor. Tetapi, aparat kepolisian Polresta Bogor Kota juga selalu bertindak tegas dan berhasil mengungkap aksi-aksi tawuran anter pelajar. Untuk meraih KLA nanti, tentunya pihak Pemkot Bogor harus terus menyiapkan seluruh kelayakannya dalam mewujudkan KLA.

“Bagi kami ini jadi catatan serius yang mudah-mudahan ini menjadi PR yang kemudian ini nanti bisa diselesaikan oleh kepemimpinan selanjutnya dan periode selanjutnya, karena sekalipun kerja kerja stakeholder di DP3A khususnya terkait dengan prestasi kota layak ini perlu tetap di perkuat dengan upaya sinergi semua komponen di Kota Bogor. Apakah kepala daerah, kemudian OPD terkait, termasuk DPRD dan juga masyarakat luas, supaya kerja kolektif kita betul-betul bisa meminimalkan bahkan menegasikan tawuran pelajar yang masih suka muncul,” jelasnya. 

Untuk prestasi yang sudah diraih saat ini, ataupun sedang diperjuangkan untuk didapatkan, DPRD akan terus mengawalnya. Karena prestasi itu akan menjadi kebanggan seluruh masyarakat Kota Bogor. “Bagi kami setiap prestasi yang diraih itu menjadi prestasi yang patut kita syukuri dan apresiasi. Dan yang paling penting adalah kita meningkatkan level prestasi atau anugrah kota layak ini bisa ke level tertinggi, agar kita bisa merasakan dan juga masyarakat bisa mendapatkan aktualisasi yang sesungguhnya praktek di lapangan kota layak anak yang betul-betul ada ruang gerak bagi anak untuk melejitkan potensi pada diri anak-anak melalui lembaga pendidikan maupun diluar pendidikan,” tandasnya.

Senada, Eny Indari anggota DPRD dari Fraksi Demokrat menuturkan, raihan predikat Nindya yang sudah diraih tahun lalu, harus ditingkatkan menjadi predikat Utama hingga KLA nanti. Memang tidak mudah meraih predikat KLA, untuk itu,  semua pihak harus mendorong dan memberikan dukungan. “Kami mendukung dan mengapresiasi kinerja dari DP3A di Pemkot Bogor yang terus berupaya untuk meraih predikat Utama hingga KLA. Semoga berbagai pihak dan stakeholder di Kota Bogor bisa sama-sama bekerja untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak,” pungkasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.