Aplikasikan Tridharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa STIE Dewantara Sumbang Bak Penampung Air di Pamijahan

Prosesi pemberian bantuan bak penampungan air dari Mahasiswa STIE Dewantara di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. IST

PAMIJAHAN – Mahasiswa STIE Dewantara Angkatan 31 Kelas Eksekutif C melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan memberikan bantuan Bak Penampung Air Bersih dan Sembako kepada 43 Kepala Keluarga (KK) di Yayasan Hutan Wakaf Bogor kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Acara yang digelar kemarin tersebut, dipimpin langsung Dosen Pengabdian Masyarakat, Syaiful Anwar.

Kata dia, air bersih merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat vital dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.

“Ketersediaannya amatlah penting, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun untuk aktivitas rumah tangga lainnya,” katanya kepada PAKAR, Senin (21/6/2021).

Menurutnya, bantuan Bak Penampungan Air Bersih kepada masyarakat Kampung muara ini, berawal dari kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang direlokasi akibat bencana alam.

Dimana diketahui, pada November tahun 2015, warga Kampung Muara Desa Cibunian ini, mengalami musibah bencana longsor dengan puluhan rumah mengalami kerusakan sehingga warga harus direlokasi ke tempat yang tidak jauh dari titik bencana, yakni di Hutan Wakaf RT 001/RW 001 desa setempat.

Syaiful mengungkapkan, sejauh ini untuk untuk mengambil air bersih warga sekitar harus pergi ke sumber mata air yang ada di perbukitan, lalu mengalirkannya dengan cara menggunakan selang, namun tanpa bak untuk menampung air.

“Meski tak jauh dari lokasi warga, tapi menurut kami bak adalah sebuah kebutuhan. Apalagi bak yang ada saat ini sudah retak dan tidak dapat dipergunakan kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan kampus STIE Dewantara, Muhlis menyampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk pengaplikasian tridharma perguruan tinggi.

“Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Di pengabdian masyarakat ini, kita harus turun langsung kepada masyarakat, bersosialisasi. Ini yang membedakan perguruan tinggi dan bukan. Pengabdian ini untuk membuktikan mahasiswa peduli sosial,” ujarnya.

Dia menyebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilakukan oleh Mahasiswa STIE Dewantara sedari 2015 sebagai bukti bahwa tidak hanya teori yang dipelajari, tapi juga praktek langsung ke lapangan untuk berbaur dengan masyarakat.

“Pemilihan lokasi Pengabdian Masyarakat ini didasari atas musyawarah bersama seluruh Mahasiswa Eksekutif 31C karena warga Kampung Muara kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” jelasnya.

Sementara, Sekertaris Desa Cibunian, Hafidz mengapresiasi antusias Mahasiswa STIE Dewantara terhadap wilayahnya, sebab menurutnya pemberian Bak Penampung Air Bersih ini merupakan kebutuhan yang memang tengah dibutuhkan oleh masyarakat yang direlokasi itu.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat terhadap warga relokasi. Fasilitas ini sangat membantu puluhan rumah di wilayah ini. Meski ada beberapa warga yang telah memiliki aliran air sendiri, tapi tak sedikit yang masih membutuhkannya. Luar biasa inovasinya, sesuai kebutuhan,” kata Hafidz. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.