APBD Digelontorkan Ratusan Juta Untuk Tingkatkan Rls di Kabupaten Bogor

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan saat menyerahkan piagam di acara Hardiknas. (Ist)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor mengungkapkan untuk meningkatkan 0,01 point angka rata-rata lama sekolah (Rls) perlu menghabiskan dana ratusan miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Perlu diketahui angka Rls di Kabupaten Bogor saat ini 8,34 point, sedangkan ditingkat Nasional angka Rls sebesar 8,54.

Hal itu disampaikan oleh Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan bahwa angka Rls di Kabapaten Bogor masih tertinggal cukup jauh dari angka rls tingkat nasional.

“Kita Pemkab Bogor terus mendorong agar angka Rls di Kabupaten Bogor terus meningkat, tapi kita perlu kerja sama dengan semua stake holder. Jadi bukan tugas Dinas Pendidikan saja dan itu sudah menjadi tugas semuanya,” katanya kemarin Hardiknas.

Ia menargetkan agar angka Rls di Kabupaten Bogor setiap tahun harus mengalami peningkatan.

“Setiap tahun harus mengalami kenaikan dan kenaikan juga tidak signifikan karena saat kita ingin menaikan 0,01 point dari awalnya 7,89 point, memerlukan dana puluhan miliar di satu Kecamatan saja sedangkan untuk seluruh Kecamatan memerlukan ratusan miliar,” ungkapnya.

Maka dari itu dirinya akan terus mendobrak angka rata-rata lama sekolah (Rls) sehingga ekonomi dan rata rata usia hidup di Kabupaten Bogor juga bakal meningkat.

“Nanti kita pelajari dan mudah mudahan anggaran kita ini bisa mendobrak angka rls dan berpengaruh juga ke perekonomian masyarakat serta rata rata usia hidup,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah membenarkan bahwa untuk peningkatan angka rata-rata lama sekolah (Rls) di Kabupaten Bogor memerlukan anggaran sangat besar.

“Benar kata Plt Bogor Iwan Setiawan untuk meningkatkan angka Rls di Kabupaten Bogor itu memerlukan anggaran besar dan ditahun ini saja kita akan menggelontarkan dana sebesar Rp 3,5 miliar APBD,” katanya.

Bukan hanya itu ia juga menyebut kendala angka Rls di Kabupaten Bogor masih tertinggal dari tingkat nasional dikarenakan banyak umur yang telah beranjak di angka 25 tahun.

“Meningkatkan angka Rls di Kabupaten Bogor ini kita harus bekerja keras karena mereka ini diatas 25 tahun yang menjadi tantangan buat kita karena kalau sudah beranjak diumur 25 tahun sudah cover kapasiti untuk mengikuti belajar mengajar. Maka dari itu kita terus menganggarkan untuk membantu masyarakat yang mengalami putus sekolah di tingkat SD maupun SMP,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.