Anies Berharap Nakes Sebagai Benteng Terakhir Jangan Sampai Roboh

0
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat jumpa pers daring di BNPB beberapa waktu lalu. - Humas BNPN -

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani wabah Covid-19 di Jakarta sangat terbatas.
Jumlah mereka bahkan tidak lebih banyak dari pasien corona yang mereka rawat.

Dia khawatir tenaga medis yang menjadi benteng pertahanan terakhir ini justru roboh dengan jumlah pasien yang terus meningkat setiap harinya.

Kasus corona di Jakarta kembali meletus pada Desember 2020 hingga Januari 2021 ini dengan jumlah pasien sudah mencapai 3.500 kasus sehari. Sampai saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, masih putar otak untuk menangani ledak wabah mematikan ini.

“Para tenaga kesehatan ini adalah benteng pertahanan terakhir, jumlah mereka tak sebanyak orang-orang yang terinfeksi. Jangan biarkan benteng ini roboh karena hadirnya gelombang pasien Covid-19 yang makin banyak,” kata Anies Baswedan di akun instagramnya @aniesbaswedan dikutip, Minggu (24/1/2021).

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini meminta warga patuh menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya membantu meringankan beban para tenaga kesehatan yang sudah 10 bulan ini berjibaku melawan wabah ini.

“Mari bantu mereka agar jangan ada lagi warga yang harus dirawat di sini. Pastikan diri kita, keluarga dan orang-orang di lingkungan kita menjaga dengan ketat protokol kesehatan. Jangan lelah menggunakan masker, jangan abai menjaga jarak, dan jangan malas mencuci tangan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Jakarta itu mengatakan, para tenaga medis yang ditugaskan menangani corona di Jakarta bekerja tanpa lelah.

Walau jumlah kasus terus meroket setiap hari, namun kata dia mereka tetap optimis bisa memberangus wabah yang telah menewaskan lebih dari 3.000 warga DKI Jakarta itu.

“Meski bekerja keras di tengah pandemi, di balik masker, wajah mereka tetap bersemangat dan penuh senyum, mengirimkan pesan optimisme kepada pasien yang mereka rawat: InsyaAllah kalian sembuh dan bisa pulang kembali ke rumah bertemu keluarga!,” tuntasnya. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.