Aniaya Warga, Dua Debt Collector Ditangkap Polsek Rancabungur

RANCABUNGUR – Seorang debt collector kendaraan melakukan tindakan penganiayaan terhadap D (21) warga Kampung Sindangpala, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Namun, tak lama setelah kejadian, pihak kepolisian berhasil membekuk terduga pelaku.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Azis Hidayat, menjelaskan, kronologi kejadian berawal pada saat dua orang debt collector Koperasi Tri Putra Mandiri Ciampea Bogor, GS dan TS, mendatangani rumah Maryati, ibu dari D, untuk menagih hutang

“Pada saat itu, D menyampaikan kepada pelaku bahwa ibunya sedang tidak ada di rumah. Namun kedua pelaku malah marah-marah sehingga terjadilah cekcok antara D dengan kedua pelaku yang berujung dengan terjadinya tindak penganiayaan terhadap D,” ucapnya.

Ia mengatakan, kedua pelaku berinisial GS dan TS melakukan penganiayaan menggunakan sebuah cangkul. Namun, berhasil ditangkis dapln salah satu pelaku ditangkap.

“Yang dilakukan oleh pelaku, melukai D sebagai korban dengan cara menyabetkan pacul ke arah tubuh korban. Namun berhasil ditangkis oleh tangan korban, setelah melukai korban pelaku GS langsung melarikan diri, sementara TS berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Rancabungur,” paparnya.

Akibat kejadian tersebut, korban D mengalami luka robek di bagian pergelangan tangan sebelah kiri akibat sabetan pacul. Pelaku yang kabur GS (34) warga Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

“Barang Bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian di antaranya satu buah pacul, satu buah bukti berobat. Sampai berita ini diturunkan pelaku sudah dalam proses hukum lanjut di Mako Polsek Rancabungur, proses penyelidikan, pendalaman serta pengembangan untuk lanjut penyidikan,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.