Angkot Plat Hitam di Bobar Mulai Berkurang

Inilah angkot plat hitam yang saat ini jumlahnya semakin berkurang di wilayah Bogor Barat. Jefry | Pakar

LEUWILIANG – Kendaraan Angkutan umum preman atau dikenal Angkot berplat hitam yang beroperasi di Bogor Barat, kini jumlah nya mulai menyusut alias berkurang. Meskipun ada, itupun tinggal 8 armada kendaraan saja. Demikian di kakatakan Wahyu Hidayat Kepala Terminal Leuwiliang, kepada Pakar Online.

Menurut Wahyu, untuk jalur wilayah yang masih bisa ditemui kendaraan angkutan umumnya berplat hitam di Barat, tinggal dua jurusan. “Yakni trayek 57 Leuwiliang Puraseda dan Leuwiliang Nunggul,” ujarnya.

Sedangkan untuk jalur lainnya seperti jurusan Leuwiliang Hambaro, Leuwiliang Cigudeg, Leuwiliang Pamijahan Purabakti Dan Nanggung. “99 persen sudah kuningisasi atau sudah ber plat kuning,” sebutnya.

Masih kata Wahyu, dari semua angkutan umum di Barat yang sampai sekarang masih setia masuk kedalam terminal, hanya jurusan Nunggul dan Hambaro saja, sedangkan untuk angkutan umum dari jurusan lainnya, setiap hari putar arah diluar terminal. “Contohnya Seperti Jurusan Leuwiliang Puraseda, Leuwiliang Purabakti Pamijahan dan Leuwiliang Karehkel yang tidak lagi masuk terminal sejak tahun Pandemik,” terangnya.

Wahyu menambahkan, untuk angkutan umum plat hitam yang kondisinya sudah tua renta namun masih beroperasi di Barat, jumlahnya masih banyak.

“Padahal semua pemiliknya punya keinginan yang besar untuk meremajakan kendaraan milik mereka, namun sayangnya mereka mengeluh tidak punya uang untuk membeli kendaraan baru,” tukasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, Agus Mimbar Kadalops DLLAJ wilayah Barat belum bisa di hubungi untuk dimintai keterangannya terkait kapan adanya program serentak kuningisasi angkutan umum berusia tua yang masih beroperasi termasuk upaya peremajaannya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.