Anak Buahnya dituding Sebagai Oknum Supplier BPNT, Ketua Katar Kabupaten Bogor Bilang Begini

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Irfan Drajat bersama M. Agit Septuan seorang pengurus karang taruna Kecamatan Kemang. IST

KEMANG – Tudingan Ketua TKSK Kemang terkait adanya oknum pengurus Karang Taruna yang menjadi supplier bahan pangan dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Kemang, mendapat reaksi keras dari Ketua Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor.

Irfan Drajat Ketua Katar Kabupaten Bogor menyesalkan apa yang disampaikan dan ditudingkan oleh Lukman, Ketua TKSK Kemang terhadap seorang anak buahnya dan lembaga karang taruna.

“Menurut saya statemen Ketua TKSK Kemang itu disampaikan secara ceroboh, tanpa dasar hukum dan acuan yang jelas,” ucap Irfan Drajat kepada media ini.

Ia menjelaskan, definisi kata oknum itu ketika diduga ada satu pengurus melakukan perbuatan negatif. Sementara dalam penyaluran bahan program BPNT di Kemang, seorang anggota Karang Taruna murni melakukan usaha (bisnis).

“Fungsi Karang Taruna dalam membina pemuda di Kabupaten Bogor bukan hanya pada program rekreatif dan edukatif, tapi juga membina ekonomi produktif. Sehingga para pemuda bisa berdaya dan kalau bisa bahkan menjadi pengusaha,” tandasnya.

Irfan mengaku sangat mendukung kiprah pemuda dan berharap agar ke depan nanti ada pengurus dan kader Karang Taruna yang mampu jadi pengusaha sukses.

“Maka terkait kasus tudingan oknum kepada kader kami di Kemang, maka saya akan menugaskan bagian hukum Karang Taruna (LBH Karang Taruna) untuk mengkaji statemen dan tudingan dari Ketua TKSK Kemang tersebut,” tandasnya.

Irfan juga menegaskan, terkait nama lembaga karang taruna yang ikut dituding, pihaknya tidak akan segan – segan melakukan somasi atau mendorong ke aparat hukum jika terindikasi ada pelanggaran pidana dari apa yang telah dilakukan oleh Ketua TKSK Kemang.

Selain itu, Karang Taruna juga akan menginstruksikan kepada semua pengurus dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa untuk berperan aktif sebagai sosial kontrol dalam program BPNT.

Irfan juga berjanji akan membuat satu badan otonom khusus bagi teman – teman agar nantinya bisa melaporkan dan menindaklanjuti setiap hal/temuan yang terindikasi merugikan rakyat atau KPM.

“Sya pikir memang program BPNT ini perlu sekali adanya pengawasan dan penataan agar bisa berjalan dgn baik dan benar sesuai pedoman umum (pedum) sebagai rule of game. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, terutama KPM,” Tandas Irfan Drajat. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.